RADAR JOGJA – Meski sudah dapat lampu hijau dari Kapolri, waktu pelaksanaan turnamen pramusim Piala Menpora 2021 belum pasti. PSS Sleman pun belum akan mengumpulkan pemain sebelum ada kejelasan dari PSSI dan PT LIB.

Turnamen yang diikuti 18 kontestan klub Liga 1 itu rencananya digelar pada 20 Maret hingga 25 April mendatang. Kendati demikian, manajemen masih menunggu surat resmi dari PSSI terkait Piala Menpora. Sebab, klub kebangaan warga Sleman itu tak mau terburu-buru melangkah lebih jauh. “Karena belum ada keputusan resmi PSSI dan PT LIB apakah dimulai Maret atau seperti apa. Apalagi kemarin beberapa klub meminta turnamen diundur karena waktu persiapan sangat mepet,” katanya kemarin (24/2).

Klub berjuluk Super Elang Jawa itu berencana mengumpulkan para pemain akhir bulan ini. Hal itu diungkapkan Manajer PSS Danilo Fernando. “Kami berkumpul mungkin akhir bulan ini atau paling lambat awal Maret. Semua pemain harus sudah berkumpul, mengacu jadwal pertandingan Piala Menpora,” ujar pria 41 tahun itu.

Perihal komposisi pemain, mantan pemain Persebaya itu menyebut saat ini proses negosiasi yang dilakukan sudah mencapai 80 sampai 90 persen. Termasuk pemain baru juga sudah ada satu pemain dalam tahap finalisasi. Sebelumnya PSS sendiri mengklaim deal dengan lima pemain anyar.
Sejauh ini PSS sudah resmi mempertahankan lima pemain musim lalu. Mereka adalah Ega Rizky Pramana, Derry Rachman Noor, Arthur Daniel Irawan, Samsul Arifin, dan Asyraq Gufran. Sedangkan 10 pemain yang hengkang di antaranya Luthfi Kamal, Efdal Prastiyo, Alex Sander, Burhan Ikmalludin, Hamdan Zamzani, Naufal Rahmanda, Hendra Molle, I Gede Sukadana, Dimas Galih dan Yevhen Bokhashvili.

Sementara itu, bek PSS Derry Rachman mengungkapkan alasan bertahan di Sleman. Selain nyaman, alasan lainnya karena manajemen PSS menujukkan keseriusannya. “Saya juga sudah menganggap semua seperti keluarga. Untuk target pribadi saya ingin membantu tim mencapai target yang dibidik. Tentunya saya akan bermain semaksimal mungkin,” tekadnya. (ard/pra)

Jogja Raya