RADAR JOGJA- Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Jogjakarta melakukan pemantauan terkait fasilitas umum (Fasum) berupa Guiding Block atau Tactile Paving, yang digunakan khusus bagi penyandang disabilitas di kawasan wisata Malioboro, Kota Jogjakarta , Minggu (21/2) sore.

Anggota Forpi Kota Jogja, Baharuddin Kamba mengatakan, “Dari hasil pemantauan tepatnya di depan gedung DPRD DIJ sejumlah guiding block hilang. Jika diurut dari hotel Inna Garuda (utara) hingga selatan depan Gedung Agung Kota  Jogja, diduga ada ratusan tactile  paving yang hilang.

Hilangnya guiding block sebagai alat bantu petunjuk jalan bagi penyandang disabilitas tunanetra ini, juga Forpi Kota Yogyakarta temukan pada tahun 2019,” ujarnya.

Kamba menambahkan, “Selain sejumlah guiding block hilang, Forpi Kota  Jogja juga menemukan sejumlah wisatawan yang merokok tidak sesuai pada tempat yang telah disediakan di kawasan Malioboro Kota Jogja.

Padahal, pada 12 November 2020 Pemerintah Kota Jogja  menerapkan kawasan Malioboro sebagai Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sesuai dengan amanat Peraturan Daerah (Perda) Kota Jogja Nomor 2 tahun 2017 tentang KTR,” tambahnya.

Dari hasil pemantauan di lokasi, Forpi Kota Jogja tidak menemukan petugas Jogoboro, yang biasanya lalu lalang di kawasan Malioboro ini.

“Harapannya ke depan agar Perda 2/2017 tentang KTR dapat ditegakkan secara maksimal, maka petugas Jogoboro dapat menegur bagi wisatawan yang kedapatan merokok tidak pada tempatnya di kawasan Malioboro Kota Jogja,” Selain itu perlu juga sosialisasi secara masif dan konsisten tentang area Malioboro adalah Kawasan Tanpa Rokok. Hal ini penting agar Perda 2/2017 tentang KTR jangan jadi macan kertas. (sky)

Jogja Raya