RADAR JOGJA – Ketidakjelasan kompetisi membuat sejumlah pemain asing Liga 1 meninggalkan Indonesia. Ketimbang menanti kepastian yang tak berujung, mereka memilih hengkang dari klubnya. Sejumlah negara Asia dan Eropa jadi tujuan para pemain ini.

Terbaru giliran PSS Sleman yang ditinggal stiker andalan asal Ukraina, Yevhen Bokhashvili. Ya, pemain yang akrab disapa Baha itu resmi mengundurkan diri dari PSS pada Rabu (17/2) lalu. Alasannya, karena kompetisi Liga Indonesia tak jelas.

Surat pengunduran diri itu langsung direspons oleh manajemen PSS. Melalui diskusi panjang, bomber 28 tahun itu pun resmi dilepas. “Per 17 Februari status Yevhen sudah bukan lagi pemain PSS. Sebelumnya, dia mengirimkan surat pengunduran diri dan meminta izin klub untuk dapat memproses keinginannya itu,” ujar Direktur Utama PSS Marco Gracia Paulo Kamis (18/3).

Eks CEO Badak Lampung FC itu mengatakan, sebetulnya berbagai upaya sudah dilakukan agar Baha tetap bertahan. Hanya saja, PSS tak mau egois mempersulit pemain. “Kami juga harus memikirkan yang terbaik bagi klub dan setiap individu di dalamnya,” terang Marco.

Selain itu, lanjut Marco, ada beberapa pertimbangan dan alasan yang membuat Baha terpaksa meninggalkan klub berjuluk Super Elang Jawa itu. Selain tak adanya titik terang kapan Liga dimulai, dalam waktu dekat Baha akan menjadi seorang ayah. Sehingga, klub pun sangat memahami kondisi Baha saat ini.
Klub pun berterimakasih atas dedikasi Baha selama dua musim berkostum PSS. Juga mendoakan penyerang kelahiran Dnipropetrovsk, Ukraina, itu sukses di masa depan. Eks striker Ukraina U-21 itu sendiri dikabarkan akan bergabung dengan klub asal Malaysia, Pahang FA.

Meski mengalami perubahan komposisi pemain, tim kebanggaan warga Sleman itu tetap optimistis menatap kompetisi yang akan datang. “PSS akan tetap dengan semangat yang sama untuk bisa tampil baik. Yang jelas, selama kami konsisten dan berkomitmen penuh, perubahan apapun yang terjadi di tubuh PSS tak akan mengurangi kesiapan kami dalam mengarungi kompetisi baru,” tegas Marco.

Selama berseragam PSS, Baha tampil cukup mengesankan dan berhasil mencetak 17 gol. Dia juga selalu dipercaya menjadi starter dalam 34 pertandingan Laskar Sembada di Liga 1 musim 2019-2020. “Terima kasih PSS Family, saya tidak akan melupakan momen bahagia selama di PSS. Ini keputusan yang sulit bagi saya, tapi tidak ada kepastian Liga, sebagai pemain saya harus memikirkan karir ke depan,” ucap Baha. (ard/laz)

Jogja Raya