RADAR JOGJA – Dalam dua hari terakhir terjadi penurunan kasus positif virus korona di DIJ. Setelah konsisten di angka 200 hingga 300-an selama beberapa hari, kasus positif pada Minggu (14/2) dan Senin(15/2) “hanya” menyentuh angka 100-an.

Senin(15/2) petang kasus positif di DIJ terkonfirmasi berjumlah 135 kasus. Namun dalam dua hari terakhir itu jumlah sampel yang diperiksa juga mengalami penurunan. Biasanya sampel yang dites selalu melebihi angka 1.000 sampel. Sementara dua hari terakhir hanya 600-an.

Sekretaris Provinsi DIJ Kadarmanta Baskara Aji menyatakan jumlah sampel sebanyak itu memang mengalami penurunan dari sebelumnya. Namun ia mengungkap, jumlah 600-an masih ada di atas standar dari World Health Organization (WHO). “Standar WHO itu kan 555, kami masih di atas standar itu,” kata Aji.

Sementara itu, Juru Bicara Pemprov DIJ untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih menyatakan, penurunan jumlah sampel disebabkan tracing kontak kasus positif yang juga menurun. Ia juga menyatakan, jumlah sampel yang dikirim ke laboratorium rujukan juga mengalami penurunan.
“Yang periksa mandiri ke beberapa lab untuk PCR juga mengalami penurunan, karena ada aturan cukup pakai antigen,” jelas Berty. Dikatakan, adanya tambahan 140 kasus sembuh di DIJ dalam laporan kemarin petang, sehingga kasus sembuh di DIJ mencapai 18.810 kasus.

Selain itu ada pula tambahan lima kasus meninggal akibat Covid-19. Dengan demikian saat ini yang meninggal akibat pagebluk korona di provinsi ini sudah menyentuh angka 595 kasus. (kur/laz)

Jogja Raya