RADAR JOGJA – Pemeriksaan acak rapid antigen di pintu masuk Jogjakarta mengacu pada Surat Edaran Satgas Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Nasional Nomor 7 Tahun 2021. Disebutkan bahwa pelaku perjalanan dalam negeri harus mengikuti ketentuan dan syarat yang berlaku. Khususnya atas kesehatan masing-masing. Baik bagi pengguna kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

Salah satu aturan yang berlaku adalah syarat surat bebas Covid-19. Bisa berupa hasil pemeriksaan dengan rapid antigen, swab Polymerase Chain Reaction (PCR) maupun GeNose C19. Tentunya dengan hasil negatif terhadap Covid-19.

“Ini upaya kami membantu pemerintah dalam rangka mencegah atau mengurangi atau meminimalisasi penyebaran Covid-19. Wujudnya ya berupa tes rapid antigen bagi pengendara yang tidak membawa surat bebas Covid-19,” jelas Dirlantas Polda DIJ Kombes Pol Iwan Saktiadi dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (12/2).

Iwan Saktiadi menambahkan, pemilihan kawasan perbatasan dengan Jawa Tengah memiliki alasan yang kuat. Masa libur panjang Imlek berpotensi terjadi lonjakan wisatawan. Terutama pelaju dari luar Jogjakarta. Pemeriksaan dengan rapid antigen memastikan seluruh pelaju bebas dari Covid-19.

Pemeriksaan kesehatan ini sendiri menyasar para pelaku yang tidak membawa surat bebas Covid-19. Dua pilihan diberikan oleh personel yang bertugas. Berupa mengikuti uji rapid antigen atau putar balik meninggalkan Jogjakarta.

“Bagi yang belum, kami arahkan menggunakan rapid antigen. Kurang lebih sekitar 650 kendaraan diperiksa dan rapid sudah digunakan 350 kit di 6 titik pemeriksaan hingga sore ini,” tambahnya.

Terbatasnya rapid antigen menjadi alasan pemeriksaan berlangsung secara acak. Walau begitu teknik random sampling ini telah melalui kajian. Terlebih sasaran utama dari pemeriksaan ini adalah pelaju asal luar Jogjakarta.

Pemeriksaan secara acak, lanjutnya, agar dapat mengetahui sebaran Covid-19. Apabila presentase temuan kecil, artinya sebaran tidaklah besar. Walau begitu kajian ini tak sepenuhnya menjadi acuan bahwa angka penularan Covid-19 telah menurun.

“Ada 1.000 sampling yang dibagi untuk 3 hari. Selain perbatasan dengan Jateng juga menyasar lokasi wisata seperti ke arah Malioboro. Karena saat libur seperti ini kan yang dituju destinasi wisata,” ujarnya.

Pemeriksaan surat bebas Covid-19 masih berlangsung hingga Minggu (12/2). Termasuk pemeriksaan kesehatan rapid antigen secara acak. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Pemprov DIJ selaku penanggungjawab utama pemeriksaan surat bebas Covid-19.

“Seandainya didapati ada yang reaktif atau positif kami tindaklanjuti dengan Swab PCR. Kami menyiapkan RS Bhayangkara untuk PCR lanjutan,” katanya. (dwi/sky)

Jogja Raya