RADAR JOGJA- Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Jogja  menyesalkan dugaan aksi pelecehan terhadap seorang pengunjung di kawasan wisata Malioboro oleh sejumlah oknum petugas Jogoboro Malioboro. Kabar itu pun viral di dunia maya dan menuai berbagai komentar dari masyarakat luas.

Baharuddin Kamba, anggota Forpi Kota Jogja menyampaikan kabar aksi pelecehan bermula dari akun Twitter @RallaLembayung yang mengunggah postingan terkait dirinya yang digoda oleh sejumlah oknum Jogoboro Malioboro Kota Jogja. “Korban juga mengaku masih sempat digoda oleh oknum petugas Jogoboro Malioboro di lokasi yang berbeda,” tutur Kamba, Minggu (7/2).

Diketahui, pemilik akun itu bernama Ralla (19) warga Jogja  yang merupakan korban. Kejadiannya terjadi pada hari Sabtu (6/2) sekitar pukul 15.00 sore. Saat itu ia bersama rombongan komunitasnya sedang melakukan aksi sosial bagi-bagi nasi ke pedagang dan tukang becak Malioboro.

Korban juga mengaku masih sempat digoda oleh oknum petugas Jogoboro Malioboro di lokasi yang berbeda. Atas kejadian tersebut, ada beberapa hal yang perlu Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Jogja sampaikan :

  1. menyayangkan atas dugaan perlakuan yang tidak pantas, tidak perlu dan tidak sopan yang dilakukan oleh sejumlah oknum petugas Jogoboro Malioboro Kota Jogja terhadap seorang pengunjung wanita, yang diunggah di media sosial dengan akun Tweeter @RellaLembayung.

Di harapkan korban dapat melapor atau bersedia memberikan keterangan ke UPT Malioboro atas peristiwa yang dialami.

Forpi Kota Jogja siap memantau proses klarifikasi, jika dihadiri oleh kedua bela pihak yakni pemiliki akun Tweeter @RellaLembayung dan sejumlah oknum Jogoboro Malioboro Kota Yogyakarta tersebut;

  1. Forpi Kota Jogja mendukung sikap Ketua UPT Malioboro, Ekwanto yang akan tetap memanggil sejumlah oknum petugas Jogoboro Malioboro atas dugaan pelecehan secara verbal terhadap seorang pengunjung Malioboro Kota Jogja .

Jika terbukti maka sanksi tegas berupa dapat Surat Peringatan (SP) layak diberikan kepada sejumlah oknum Jogoboro Malioboro yang melakukan hal yang tidak perlu dilakukan terhadap pengunjung Malioboro.

Hal ini penting agar ke depannya kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Bagi petugas Jogoboro yang menjalankan tugasnya dengan baik dan memiliki sikap (attitude) yang baik, maka layak diberikan penghargaan;

  1. Forpi Kota Jogja berharap kepada pihak UPT Malioboro Kota Jogja untuk senantiasa melakukan pembekalan kepada seluruh petugas Jogoboro Malioboro Kota Jogja.

Hal ini guna meningkatkan kapasitas seluruh petugas Jogoboro Malioboro dalam menjalani tugas sehari-hari di kawasan wisata Malioboro itu dan memberikan pelayanan yang prima kepada para wisatawan di Malioboro.

Apabila diperlukan evaluasi atas sistem rekrutmen terhadap petugas Jogoboro Malioboro yang selama ini dilakukan.

Evaluasi ini dilakukan agar sikap (attitude), perilaku dan pelayanan yang diberikan petugas Jogoboro Malioboro Kota Jogja ke depannya lebih baik kepada para wisatawan yang ada di Malioboro. (sky)

Jogja Raya