RADAR JOGJA – Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto menjelaskan, laju pertumbuhan penduduk memiliki kecenderungan menurun. Hal ini menurutnya merupakan bukti keberhasilan program keluarga berencana yang dilakukan sejak 1980-an. “Kebijakan pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dengan keluarga berencana,” jelasnya , dalam video conference menuju satu data kependudukan, Kamis (21/1).

Suhariyanto mengatakan, “Berdasarkan Sensus Penduduk 2020 jumlah penduduk di Indonesia pada September 2020 sebanyak 210,20 juta jiwa. Dengan luas daratan Indonesia sebesar 1,9 juta km persegi, maka kepadatan penduduk Indonesia sebanyak 141 jiwa per km persegi,” ujarnya.

Suhariyanto menambahkan, selama 2010-2020 rata-rata laju pertumbuhan penduduk Indonesia sebesar 1,25 %.

Sebanyak 56,1 % masih berkonsentrasi di pulau Jawa diikuti Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan. Luas wilayah pulau terpadat ini sebesar 6,75 % dari seluruh wilayah Indonesia. Adapun kepadatan di pulau Jawa sebanyak 1170 jiwa per km2.

Padahal, luas Kalimantan empat kali lipat lebih besar dari luas pulau Jawa. Namun, penduduknya hanya 6,15 % dari total penduduk Indonesia. “Terdapat pergeseran penduduk antar pulau. Misal pulau Jawa di tahun 2000 adalah 59,1 % kemudian turun di tahun 2010 sebesar 57,5%,” tambahnya. (asa/sky)

Jogja Raya