RADAR JOGJA – Sejumlah agenda Timnas U-19 terpaksa ditunda di tahun 2021 ini. Selain Piala Dunia U-20, terbaru Piala Asia U-19 yang seharusnya dihelat di Bahrain pada 3-20 Maret mendatang, juga ikut ditunda. Padahal, persiapan panjang sudah dilakukan Garuda Muda untuk berkompetisi di dua event itu.

ANA R. DEWI, SLEMAN, Radar Jogja

BUNTUT penundaan itu, tak sedikit pemain yang kecewa. Saddam Emiruddin Gaffar misalnya. Stiker muda PSS Sleman itu sedih dan kecewa setelah mendengar kabar penundaan ini. Meski begitu, ia menyikapi hal tersebut dengan bijaksana.

“Tapi pasti ada rencana yang lebih baik, intinya kerja keras lagi. Target saya pun diubah lebih ke event kayak SEA Games, masuk timnas senior. Karena kalau Piala Dunia U-20 sudah nggak masuk umurnya,” ujar pemain asal Jepara, Jawa Tengah, ini Selasa (19/1).

Sebelumnya, Timnas U-19 sendiri sudah digeber pemusatan latihan (TC) sejak awal 2019 lalu. Terakhir mereka melakoni TC selama tiga pekan di Spanyol. Hanya saja, TC itu tak berjalan lancar lantaran kasus pandemi Covid-19 masih tinggi, sehingga agenda uji coba urung digelar. “Di Spanyol kami latihan dan internal game dua kali sebagai pengganti uji coba, soalnya di sana lockdown,” papar pemain kelahiran 24 September 2001 itu.

Selama TC di Negeri Matador banyak pelajaran yang didapatkan Saddam. Utamanya dalam hal mental dan kedisiplinan, juga fisik. “Kalau sudah capek lebih dipaksa lagi biar nggak gampang nyerah. Lalu kedisiplinan sama waktu. Telat sedikit aja langsung kena denda berupa uang dan bisa sampai dipulangkan,” beber pemain 19 tahun ini.

Yang pasti, setelah dua ajang tersebut ditunda Saddam akan tetap berjuang lebih keras lagi. Dengan harapan tembus skuad timnas yang diproyeksikan untuk ajang SEA Games di Hanoi, Vietnam, November nanti. “Pastinya akan nunjukin yang terbaik aja sih. Apapun hasilnya, yang penting usaha dulu. Saya optimistis bisa masuk tim, karena sudah ngerti apa yang dimau sama coach, tinggal menerapkan saja,” tandasnya.

Para pemain sendiri sudah tiba di Indonesia, Kamis (14/1). Setibanya di tanah air pemain menjalani karantina di Jakarta hingga Senin (18/1). Saat ini mereka sudah dikembalikan ke klub masing-masing. (laz)

Jogja Raya