RADAR JOGJA – Lima hari pelaksanaan Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) di DIJ diklaim mulai bisa diikuti masyarakat. Klaim itu datang dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) DIJ Kadarmanta Baskara Aji.

Menurut Aji, kedisiplinan masyarakat soal protokol kesehatan (prokes) membaik ketika PTKM diberlakukan. Aji menyimpulkan hal tersebut berdasarkan laporan dari Satpol PP DIJ. “Semoga nanti segera kita tahu angka penurunan penularan virus korona di DIJ. Paling tidak dua minggu setelah pelaksanaan PTKM akan diketahui,” ungkapnya Jumat (15/1).

Mantan kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIJ ini juga menambahkan, upaya vaksinasi yang sudah dimulai di DIJ sebagai bentuk usaha untuk memotong rantai penularan Covid-19.

Terpisah, Kepala Satpol PP DIJ Noviar Rahmad juga membenarkan pernyataan Aji. Menurutnya, ada peningkatan kedisiplinan masyarakat soal penerapan protokol kesehatan setelah adanya PTKM.

Kendati demikian, Noviar juga menyatakan masih terjadi pelanggaran prokes yang cukup banyak di lapangan. “Memang lebih disiplin, tapi pelanggaran masih banyak juga,” katanya.

Menurut Noviar, selama lima hari pelaksanaan PTKM di DIJ pelanggaran terbanyak datang dari rumah makan atau restoran. Kemudian disusul toko ritel. Selain itu, beberapa perkantoran juga kedapatan masih belum melaksanakan work from home (WFH) sebesar 75 persen seperti yang ada dalam Instruksi Gubernur DIJ soal PTKM.

Sementara itu, kasus positif virus korona di DIJ terus bertambah. Hingga Jumat (15/1) petang, kasus positif bertambah 262 kasus. Hingga kini total kasus positif sudah menembus angka 16.354 kasus.

Yang mengkhawatirkan adalah jumlah kasus kematian akibat virus korona. Jumat (15/1) ada 18 kasus kematian. Ini menjadi rekor terbanyak jumlah kematian harian di DIJ. Total sampai saat ini ada 367 orang yang meninggal akibat virus ini.

Sementara itu kasus sembuh dari Covid-19 di DIJ juga tak kalah banyak. Ada 248 orang yang sembuh dari virus mematikan ini kemarin. Secara kumulatif, total kasus sembuh sudah mencapai 10.795. (kur/laz)

Jogja Raya