RADAR JOGJA – Distribusi Vaksin Sinovac di Jogjakarta belum akan merata. Penerima tahapan pertama adalah Kota Jogja dan Kabupaten Sleman. Pengiriman dilakukan Rabu (13/1).

Sementara untuk Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunungkidul dan Kabupaten Kulonprogo masuk dalam distribusi tahap pertama termin kedua.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Pemprov DIJ Berty Murtiningsih mengatakan pihaknya hanya menjalankan instruksi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Pihaknya belum bisa menjawab terkait prioritas pengiriman di Kota Jogja dan Kabupaten Sleman.

“Yang menentukan distribusi ke wilayah masih oleh Kemenkes. Kami jajaran dibawahnya hanya melaksanakan,” katanya, Selasa (12/1).

Walau begitu, Berty memastikan tiga kabupaten tetap mendapat jatah vaksin Sinovac. Hanya saja menunggu pengiriman tahapan kedua dari PT. Biofarma Bandung, Jawa Barat. Terkait waktu, Kabid Pengendalian dan Penularan Penyakit (P2P) Dinkes DIJ ini belum bisa memastikan.

“Waktu menunggu arahan berikutnya. Tapi pastinya distribusi ke Kota Jogja dan Kabupaten Sleman rencana akan dilaksanakan pada tanggal 13 Januari 2021,” ujarnya.

Jogjakarta sendiri mendapatkan jatah vaksin Sinovac sebanyak 26.800 dosis. Distribusi tahap awal untuk Kota Jogja sebanyak 9.728 dosis. Sementara untuk Kabupaten Sleman mendapatkan jatah 12.342 dosis.

Berdasarkan catatan distribusi tersebut, tersisa 4.730 dosis. Vaksin tersisa, lanjutnya, tetap disimpan di gudang farmasi milik Dinkes DIJ. Untuk selanjutnya didistribusikan setelah pengiriman tahap pertama termin kedua tiba di Jogjakarta.

“Nanti Dinkes DIJ yang melakukan distribusi ke Kabupaten dan Kota. Sisa 4.730 vaksin disimpan dulu sambil menunggu tambahan berikutnya. Nanti tetap ada arahan dari Kemenkes,” ujarnya.(dwi/sky)

Jogja Raya