RADAR JOGJA – Kawasan favorit wisatawan di Kota Jogja mulai dari Tugu-Malioboro-Titik Nol Kilometer langsung sunyi pada pelaksanaan hari pertama Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Senin (11/1).

Pembatasan kegiatan 11-25 Januari 2020  itu untuk menekan kasus Covid-19 yang di wilayah DIJ awal pekan ini sudah tembus total di atas 15 ribu orang.

Sejumlah pertokoan juga kaki lima serta andong dan becak di kawasan Malioboro bergegas tutup lapak dan membubarkan diri ketika waktu mendekati pukul 19.00 WIB.

Kawasan Tugu Jogja juga tak kalah sunyi. Wisatawan yang nekat menyambangi simpang terpadat ikon Kota Jogja bakal sulit berswafoto karena sekelilingnya sudah dipagari pemerintah Kota Jogja.

Kawasan Titik Nol Kilometer pun sulit didekati wisatawan karena area depan Istana juga monumen Serangan Oemoem 1 Maret dipagari besi dan dijaga sejumlah petugas.

Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi memastikan penerapan pembatasan secara terbatas kegiatan masyarakat (PTKM) hari pertama efektif. Terbukti dengan kepatuhan para pelaku usaha maupun masyarakat. Aktivitas di ruang publik berkurang pasca 19.00. Terutama di titik kawasan Malioboro.

Pemantauan dilakukan oleh tim Satgas PTKM Pemkot Jogja. Mengawasi dan mendatangi langsung titik keramaian. Hasilnya mayoritas patuh atas regulasi yang ada.

“Kondisi dari Tugu Pal Putih sampai Alun-Alun Utara terkondisi sudah menutup aktivitasnya. Laporan umum, sebagian besar di Kota Jogja terkondisi tutup jam 19.00. Beberapa warung sebagian besar tutup dan jalanan kondisinya lengang,” jelasnya.

Turunnya Instruksi Gubernur DIJ tentang PTKM dikuatkan oleh Surat Edaran Wali Kota Jogja. Fokusnya adalah pembatasan rutinitas dan mobilitas warga. Khususnya sektor usaha dan ruang publik yang mengundang konsentrasi massa.

Walau begitu, Heroe memastikan tidak sepenuhnya pelaku usaha tutup. Roda perekonomian tetap bisa berputar dengan persyaratan ketat. Selama pesanan tidak dikonsumsi di lokasi tempat usaha.

“SE Wali Kota semua aktifitas perekonomian tutup pada jam 19.00, kecuali yang melayani online, pesan antara atau Drive thru,” katanya.

PTKM berlaku efektif hari ini hingga 25 Januari. Pembatasan jam operasional 19.00 berlaku untuk pusat perbelanjaan dan mall. Sementara untuk kategori kuliner tetap bisa buka dengan syarat pemesanan online.

Kepala Satpol PP Kota Jogja Agus Winarto memastikan patroli berjalan rutin. Setiap malam akan ada tim gabungan yang memeriksa titik keramaian. Tim ini juga siap menindaklanjuti laporan dari masyarakat.

“Prinsip semua aktivitas kegiatan tutup jam 19.00, termasuk kopi joss. Ini yang kerap dilaporkan masyarakat. Patroli berjalan rutin, yang juga melibatkan Satpol PP provinsi,” ujarnya. (dwi/sky)

Jogja Raya