RADAR JOGJA – Kota Jogja mendapatkan jatah vaksin Sinovac sebanyak 19.620 dosis. Prioritas utama penerima vaksin tahapan pertama ini adalah 9.810 tenaga kesehatan.

Sementara untuk pengiriman tahap pertama sesuai dengan jumlah tenaga kesehatan yaitu 9.810 dosis.

Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi memastikan fasilitas penyimpanan vaksin Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) siap. Ruang khusus berupa instalasi farmasi milik Dinas Kesehatan Kota Jogja. Sehingga kondisi vaksin tetap aman hingga digunakan.

“Besok Kota Jogja sudah menerima vaksin Sinovac tahap awal, kalau tahap 2 akhir Januari. Ruang penyimpanan ini menggunakan lemari pendingin atau chiller atau refrigerator yang suhunya dikondisikan pada 2 hingga 8 derajat Celcius,” jelasnya, Selasa (12/1).

Perlakukan istimewa juga berlaku selama proses distribusi ke gudang farmasi. Menggunakan fasilitas pembawa vaksin berupa kotak berpendingin. Suhu kotak ini tetap dijaga antara 2 hingga 8 derajat Celcius.

Lokasi instalasi farmasi sendiri berada di sekitar RSUD Kota Jogja. Awalnya berfungsi sebagai Unit Pelaksana Tugas (UPT) Farmasi. Kini telah beralih menjadi Seksi Farmasi. Salah satu fungsinya adalah gudang farmasi milik Kota Jogja.

“Untuk menjamin distribusinya memenuhi coldchain atau sistem rantai dingin. Dari tempat asal ke tempat tujuan terjaga suhunya 2-8 derajat celcius,” katanya.

Terkait distribusi wilayah diawali 22 Januari. Sasarannya adalah fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) tertunjuk. Khususnya yang ditunjuk untuk melayani vaksinasi.

Heroe turut menjabarkan detil fasyankes. Diantaranya 18 Puskesmas di wilayah Kota Jogja, 7 rumah sakit rujukan Covid-19 dan 4 rumah sakit swasta non rujukan Covid-19. Adapula 2 klinik yaitu Biddokes dan Polresta Jogja.

“Kalau rujukan ada RSUD Jogja, RS Pratama, RS Panti Rapih, RS Bethesda, PKU Muhammadiyah Kota dan Siloam. Kalau non rujukan di RS Bethesda Lempuyanwangi, Happyland, RS Ludira Husada dan RSI Hidayatullah,” ujarnya.

Permasalahan ketersediaan vaksinator atau tenaga kesehatan khusus vaksin juga telah rampung. Fasyankes Kota Jogja, lanjutnya, telah memiliki 45 vaksinator. Seluruhnya telah menjalani pelatihan dari Dinas Kesehatan Kota Jogja.

“Vaksinator ini tersebar di setiap rumah sakit dan Puskesmas. Masing-masing 2 personel terdiri dari dokter dan bidan. Sejak 11 hingga 13 Januari besok ini juga ada pelatihan untuk vaksinator. Dikhususkan untuk rumah sakit yang belum punya vaksinator,” katanya.(dwi/sky)

Jogja Raya