RADAR JOGJA – Peluncuran bantuan tunai se-Indonesia tahun 2021 resmi dilakukan Senin (4/1). Acara digelar simbolis di Istana Negara Jakarta dan diikuti secara daring para pimpinan daerah seluruh Indonesia. Gubernur DIJ Hamengku Buwono X mengikuti acara ini di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Jogja.

Kepada wartawan HB X berharap penyaluran bantuan sosial (bansos) tahun ini bisa lebih lancar dari sebelumnya. Ia juga mengatakan, pemberian bansos kali ini merupakan tahap pertama di tahun 2021. Penyaluran dilakukan oleh bank-bank yang dipilih dan kantor pos.

“Prinsip langsung ke tangan penerima, itu yang dilakukan Bapak Presiden sebagai bagian dari (penyaluran) bantuan tahun 2021 ini. Bantuan terus diberikan sampai empat kali,” ungkap HB X.

Gubernur juga menyampaikan, semua jenis bantuan akan diberikan berdasarkan data nama penerima dan alamat penerima. Tahapan verifikasi pun sudah dilakukan oleh Pemprov DIJ. “Saya berharap tidak ada yang dobel. Kami punya data yang sudah diverifikasi dari tahun kemarin. Mungkin untuk tahun ini data sudah diperbarui,” jelasnya.

Total bansos untuk DIJ sebanyak 196.232 keluarga penerima manfaat (KPM). Kemudian program sembako ada 353.434 KPM, dan BST ada 120.787 KPM. Jumlah nominal ketiga bantuan untuk DIJ sebesar Rp. 155, 7 miliar.

Sebagai informasi, bansos yang diberikan pemerintah pusat meliputi tiga jenis bansos, yakni program keluarga harapan (PKH), program sembako, dan bantuan sosial tunai (BST). Secara nasional ada 38,8 juta penerima tiga bantuan ini, dengan rincian PKH diberikan untuk 10 juta KPM, program sembako 18,8 juta KPM, dan BST untuk 10 juta KPM.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial DIJ Endang Patmintarsih mengatakan, bansos PKH menyasar sejumlah kelompok. Misalnya keluarga yang di dalamnya terdapat ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, penyandang disabilitas, hingga lanjut usia. Bantuan ini diberikan dalam empat tahap selama satu tahun, yakni Januari, April, Juli, dan Oktober.

“Penerima program sembako mendapatkan bantuan Rp 200 ribu dan disalurkan mulai Januari hingga Desember 2021. Untuk program BST, setiap penerima mendapatkan uang tunai Rp 300 ribu yang diberikan empat bulan berturut-turut, terhitung Januari hingga April 2021,” jelasnya.

Endang juga menegaskan bantuan akan dikirim ke rekening masing-masing penerima melalui tiga bank, yakni BRI, BNI, dan Mandiri. Mereka yang tidak memiliki rekening, bantuan akan dikirimkan langsung ke alamat dengan menggunakan jasa kantor pos. (kur/laz)

Jogja Raya