RADAR JOGJA – Jogjakarta resmi mendapatkan jatah bantuan sosial dari pemerintah pusat sebesar Rp155.792.075.000 pada 2021. Total bantuan tersebut terbagi menjadi tiga jenis bantuan. Detilnya sebanyak 196.232 keluarga penerima manfaat (PKM) bagi program keluarga harapan (PKH). Program sembako sebanyak 353.434 KPM, dan bantuan sosial tunai ada 120.787 KPM.

Gubernur DIJ Sultan Hamengku Buwono (HB) X berharap penyaluran bantuan sosial tahun ini lebih lancar,terlebih penyaluran bantuan menggunakan dua metode pencairan. Selain melalui rekening bank tertunjuk adapula melalui Kantor Pos.

“Ini merupakan tahap pertama di tahun 2021. Prinsip (langsung ke tangan penerima) itu yang dilakukan Bapak Presiden sebagai bagian dari (penyaluran) bantuan tahun 2021 kali ini. Bantuan ini terus diberikan untuk empat kali,” jelasnya ditemui di Kompleks Kantor Kepatihan, Senin (4/1).

Terkait penyaluran bantuan, terdapat skema khusus. Semua bantuan, lanjutnya, akan diberikan berdasarkan data nama dan alamat penerima. Seluruh data telah terverifikasi dan menggunakan data terbaru.

Sultan Hamengku Buwono (HB) X berharap tak ada lagi data ganda. Terlebih verifikasi data penerima telah dilakukan,baik oleh pemerintah provinsi maupun pemerintah di tingkat Kabupaten dan Kota.

“Saya berharap tidak ada (bansos) yang (diterimakan) double. Kami kan juga punya data yang sudah diverifikasi dari tahun kemarin, tapi mungkin untuk tahun ini data sudah diperbarui,” katanya.

Secara nasional ada sekitar 38,8 juta penerima tiga bantuan ini. Rinciannya penerima PKH sebanyak 10 juta KPM, lalu program sembako sebanyak 18,8 juta KPM dan BST sebanyak 10 juta KPM.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial DIJ Endang Patmintarsih mengatakan bansos PKH menyasar kelompok tertentu. Mulai dari keluarga dengan ibu hamil, lalu anak usia dini. Adapula anak sekolah, penyandang disabilitas dan lanjut usia.

Bantuan ini diberikan dalam empat tahap selama satu tahun. Mulai medio Januari, April, Juni dan terakhir Oktober. Untuk penerima program sembako mendapatkan bantuan senilai Rp 200 ribu. Disalurkan mulai Januari hingga Desember 2021.

“Untuk program BST setiap penerima mendapatkan uang tunai sebesar Rp 300 ribu yang diberikan selama empat bulan berturut-turut, terhitung sejak Januari hingga April 2021,” ujarnya.(dwi/sky)

Jogja Raya