RADAR JOGJA – Satpol PP Kota Jogja terpaksa menutup plang nama Jalan Malioboro di ujung utara kawasan Malioboro. Penyebabnya sempat terjadi kerumunan oleh para pengunjung dan wisatawan sejak Kamis siang (31/12). Seluruhnya mengantri untuk berswafoto di plang ikonik tersebut.

Kepala Satpol PP Kota Jogja Agus Winarto menjelaskan penutupan dilakukan pada sore harinya, untuk tulisan ditutup dengan terpal berwarna biru. Adapula pagar besi berwarna orange yang mengelilingi plang Malioboro.

“Orang yang datang selalu ingin foto di situ, padahal tulisan Malioboro ada banyak jadi terpaksa kami tutup  dari sore karena terjadi antrian,” jelasnya ditemui di Pos Pengamanan Malam Tahun Baru Pintu Kompleks Kepatihan Pemprov DIJ sisi barat, Kamis malam (31/12).

Selain itu Agus memastikan kondisi Malioboro relatif kondusif. Artinya tak ada penumpukan kerumunan manusia dalam waktu lama. Para pengunjung yang datang terus berjalan kaki menyusuri pedestrian Malioboro.

Pembatasan jumlah pengunjung juga telah dilakukan. Tepatnya dari awalnya 500 pengunjung per zona menjadi maksimal 300 pengunjung per zona. Skenario ini untuk membatasi pengunjung yang akan mengunjungi Malioboro.

“Sejauh ini masih landai, belum terlihat kerumunan. Ada pembatasan pengunjung oleh UPT Malioboro, tapi juga sudah sepi  Mungkin karena hujan juga,” katanya.

Skema penjagaan Gumaton masih berlangsung. Berupa penjagaan di titik Tugu Pal Putih, Malioboro dan Alun-Alun Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Titik-titik awalnya diprediksi menjadi pusat kerumunan manusia.

“Sejauh ini dari sore tadi Malioboro cukup landai. Berharap juga saat pergantian tahun yang biasanya ramai tidak terjadi. Kalau ada kerumunan pasti kami bubarkan,” tegasnya.

Kondisi yang sama juga terlihat di ruas jalan Malioboro. Tidak ada kemacetan yang timbul sejak sore harinya. Walau sempat muncul kepadatan, namun kendaraan tetap bisa melintas.

Terkait penjagaan, ada personel gabungan. Selain Satpol PP Kota Jogja adapula Satpol PP DIJ, personel Polresta Jogja dan Kodim 0734/Jogja. Seluruhnya berjaga dari titik simpangempat Tugu Pal Putih hingga Titik Nol Kilometer.

“Lalulintas sementara lancar masih buka, mengalir terus kendaraan. Kami ingatkan kalau ada ojek online atau kendaraan yang berhenti harus jalan agar arus lancar. Belum sampai penutupan (buka tutup) jalan,” ujarnya.(dwi/sky)

Jogja Raya