RADAR JOGJA – Guna mengantisipasi lonjakan pasien Corona Virus Disease 2019 (Covid-19),Pemkot Kota Jogja menambah 98 tempat tidur yang tersebar di 7 rumah sakit di Kota Jogja.

Wakil Walikota  Jogja Heroe Poerwadi mengatakan, “Sudah koordinasi dengan 7 rumah sakit rujukan Covid-19. Sudah ada tambahan 98 unit. Dari total itu sebanyak 28 unit sudah difungsikan,” jelasnya ditemui di Grand Inna Malioboro, Rabu (30/12). Kebijakan ini sebagai wujud kesiapsiagaan atas lonjakan kasus. Diketahui bahwa penambahan kasus di Jogjakarta terus meningkat setiap harinya. Data terakhir terdapat tambahan 86 kasus dalam satu hari hanya di Kota Jogja.

Heroe mengakui jumlah tempat tidur terus berkurang. Tak hanya kritikal tapi juga non kritikal. Data menyebutkan kapasitas total mencapai 128 unit. Sebanyak 18 unit untuk merawat pasien kritikal.

Kapasitas non kritikal, lanjutnya, telah terisi 73 persen. Sementara untuk kritikal telah terisi 8p persen. Kondisi ini tentu menjadi perhatian. Terlebih angka kasus terus bertambah setiap harinya.

“Dari tambahan yang ada masih ada 70 kamar cadangan. Tapi saya belum detilnya, berapa untuk kritikal dan berapa untuk non kritikal,” katanya.

Walau begitu dia berharap tak ada lonjakan penambahan kasus Covid-19. Heroe berpesan agar warga patuh dan disiplin atas penegakan prokes Covid-19. Tujuannya agar sebaran kasus dapat ditekan.

“Penambahan tempat tidur itu bukan lantas bisa bersantai. Warga harus patuh dan disiplin prokesnya. Itu kuncinya untuk menekan peningkatan kasus dengan keterlibatan semua pihak,” ujarnya.(dwi/sky)

Jogja Raya