RADAR JOGJA – Demi kelancaran sekaligus untuk memberi kemudahan kepada para calon penumpang Kereta Api (KA) jarak jauh, PT KAI Daop 6  Jogjakarta menambah tempat layanan rapid tes antigen. Penambahan bertempat di Stasiun Lempuyangan. Kebijakan ini ditempuh seiring tingginya peminat para calon penumpang kereta api. Khususnya yang melakukan cek kesehatan melalui fasilitas rapid tes antigen milik PT. KAI Daop 6 Jogjakarta.

Manajer Humas PT. KAI Daop 6 Jogjakarta Supriyanto menuturkan lokasi ini melengkapi fasilitas yang telah ada. Sebelumnya lokasi rapid tes antigen hanya berlokasi di Stasiun Tugu Jogjakarta. Ini karena pemberangkatan kereta rute jarak jauh hanya melalui stasiun ini.

“Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 melalui moda transportasi kereta api. Kami tambah agar pelayanan lebih optimal. Rencananya jumat (25/12) sudah operasional. Biaya sama, Rp 105 ribu,” jelasnya, Kamis (24/12).

Supriyanto menjelaskan calon penumpang dapat melakukan rapid tes antigen setiap harinya. Batas waktunya antara 07.00 hingga 20.00. Bertempatkan di pintu selasar Stasiun Lempuyangan sisi timur.

Persyaratan untuk menjalani uji kesehatan ini tetap sama. Berupa bukti kode pemesanan tiket perjalanan kereta api rute jarak jauh. Untuk menghindari kerumunan dan mepetnya waktu, rapid tes antigen dibatasi H-1 perjalanan.

“Juga untuk menghindari keterlambatan jika dilakukan di hari keberangkatan. Hasilnya memang cepat tapi kalau mendadak justru bisa membuat panik dan malah bisa ketinggalan kereta api,” katanya.

Terkait lokasi, Supriyanto memastikan tak ada pembatasan. Calon penumpang berhak melakukan rapid tes antigen di pusat pelayanan kesehatan. Tentunya yang berkompeten dalam melakukan uji kesehatan. Baik dengan rapid antigen maupun swab PCR.

“Sebenarnya ini alternatif, calon penumpang boleh menggunakan hasil rapid tes antigen dari Rumah Sakit atau Klinik yang terpercaya,” ujarnya.

Supriyanto menambahkan,kebijakan ini mengacu pada Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 3 Th 2020 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Covid-19.

Adapula Surat Edaran Kemenhub Nomor 23 Tahun 2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian Selama Masa Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Covid-19.

“Bahwa mulai 22 Desember 2020 sampai 8 Januari 2021, pelanggan KA jarak jauh  diharuskan untuk menunjukkan hasil negatif rapid antigen atau dari swab PCR,” tambahnya.

Berdasarkan data PT. KAI Daop 6 Jogjakarta ada peningkatan peminat setiap harinya. Terdapat 1.455 peserta rapid tes antigen di Stasiun Tugu Jogjakarta dan 241 di Stasiun Solo Balapan per Rabu (23/12). Sebagai perbandingan ada 1.012 penumpang di Jogjakarta dan 203 penumpang di Solo pada hari sebelumnya (22/12).

Setiap surat uji kesehatan memiliki batas tenggat waktu. Untuk rapid antigen berlaku selambat-lambatnya 3 hari sebelum tanggal keberangkatan. Sementara swab PCR selambat-lambatnya 14 hari sebelum tanggal keberangkatan.

“Adapun syarat-syarat tersebut tidak diwajibkan untuk pelanggan KA jarak jauh dengan usia dibawah 12 tahun,” ujarnya.

Setiap pelanggan KA jarak jauh juga harus dalam kondisi sehat. Diantaranya tidak menderita flu, pilek, batuk dan demam. Disiplin menerapkan prokes Covid-19 selama dalam perjalanan. Selama dalam perjalanan, pelanggan diharuskan menggunakan Face Shield dan diimbau menggunakan pakaian lengan panjang.

“Kami tetap mengingatkan kepada para pelanggan agar selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan sehat sampai di tujuan,” katanya. (dwi/sky)

Jogja Raya