RADAR JOGJA – Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja menargetkan pemindahan kabel di bawah tanah selesai pekan ini. Pekan depan simpang Tugu Pal Putih bebas dan bersih dari kabel melintang.

Kepala Bidang Bina Marga, DPUPKP Kota Jogja Umi Akhsanti mengatakan, dari sisi fisik kawasan Tugu akan terlihat beda pada akhir tahun ini. Selain bebas dari kabel melintang, juga telah dilakukan penataan, termasuk revitalisasi pedestrian tahap dua dari Jembatan Gondolayu sampai Tugu.

“Ya, Tugu sebagai ikonnya Kota Jogja kita buat bisa lebih bagus, lebih menarik wisatawan. Dan dengan penataan kawasan sekitar, bisa menambah kenyamanan wisata, khususnya kenyamanan pedestrian untuk pejalan kaki,” kata Umi kepada Radar Jogja Jumat (11/12).

Dia menjelaskan proses ducting atau pemindahan kabel di atas udara ke bawah tanah, sebagian sudah dilakukan baik dari PLN maupun 13 provider untuk kabel fiber optic (FO). Penempatan untuk ducting telah disiapkan. Hanya proses penurunan kabel dari atas ke bawah tanah harus dilakukan dari pihak yang berkompeten.

“Jadi kalau ducting bawah tempatnya sudah siap. Cuma untuk turunnya di pihak lain, kabel FO yang menurunkan masing-masing provider. Demikian juga kabel listrik dari PLN,” ujarnya.

Meski demikian proses penurunan kabel-kabel yang melintang ini ditargetkan DPUPKP selesai Minggu (13/12) sehingga pada Senin (14/12) harus sudah bersih dan bebas kabel di udara. “Ini agar kami juga bisa membersihkan bekas-bekas tiang untuk trasonya,” jelasnya.

Menurutnya, untuk kabel FO yang melintang di atas sudah dipindah di bawah tanah dari simpang Gramedia sampai Jalan Diponegoro. Sedangkan untuk kabel listrik dari PLN ini baru 50 meter dari simpang Tugu baik ke utara, selatan, barat, dan timur. Untuk penurunan kabel PLN kawasan Sudirman, belum ada rencana.

Kendalanya secara teknis membutuhkan penyediaan ruang khusus untuk trafo, selain teknis-teknis lainnya. “Kami belum bisa ketemu dengan PLN untuk penyediaan ruang dan teknis-teknis lainnya. Belum kami usulkan kalau kabel PLN-nya untuk kawasan Sudirman,” tambahnya. (wia/laz)

Jogja Raya