RADAR JOGJA – Ketua Gugus Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Pemprov DIJ Paku Alam X (PA X) mengirimkan surat kepada ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kota. Memuat tiga poin utama antisipasi sebaran Covid-19, termasuk saat libur natal dan tahun baru.

Poin pertama adalah mengingatkan tentang penerapa protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Untuk melaksanakan pengawasan di sektor tempat usaha, perkantoran dan tempat umum lainnya. Lalu tindakan tegas berupa pembubaran kerumunan.

“Untuk kemudian diteruskan hingga tingkat kecamatan bahkan desa. Prokes dijalankan secara ketat dan terus diawasi,” jelas Wakil Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemprov DIJ Biwara Yuswantana, Jumat (11/12).

Poin kedua dalam surat ini adalah terkait ijin penyelenggaraan kegiatan. PA X meminta setiap ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten maupun kota tak memberikan ijin penyelenggaraan kegiatan secara asal. Pertimbangannya adalah potensi sebaran Covid-19 masih cukup tinggi.

PA X berpesan agar penanggungjawab wilayah lebih selektif. Pemberian ijin harus diawali dengan pengecekan dan evaluasi. Mulai dari jumlah peserta hingga kapasitas lokasi kegiatan.

“Setelah ijin diberikan tetap harus ada pemantauan. Jangan sampai hanya formalitas tapi prokesnya tidak diterapkan,” katanya.

Poin ketiga adalah kebijakan menghadapi liburan Natal dan tahun baru. Tetap mengacu pada poin nomor dua. Berupa proses seleksi pemberian ijin kegiatan. Terutama yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

“Ketua gugus tugas agar tidak memberikan ijin terhadap kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Apapun itu, kegiatannya harus mengacu pada prokes Covid-19,” ujarnya.(dwi/sky)

Jogja Raya