RADAR JOGJA – Juru Bicara Satgas Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Pemprov DIJ Berty Murtiningsih melaporkan adanya 189 kasus baru. Angka ini merupakan rekor baru penmabahan kasus di Jogjakarta. Sementara untuk akumulasi kasus Covid-19 mencapai 6389 kasus. Tercatat sebagai kasus 6201 hingga kasus 6389.

Dari total kasus tersebut, Sleman memegang rekor tertinggi. Tercatat ada 107 kasus di wilayah ini. Menyusul kemudian Kota Jogja dengan 41 kasus, Bantul dengan 26 kasus. Menyusul kemudian Gunungkidul dengan 9 kasus dan Kulonprogo dengan 6 kasus.

“Riwayatnya beda-beda. Paling banyak tracing kontak kasus positif sebanyak 107 kasus. Lalu periksa mandiri sebanyak 35 kasus dan skrining karyawan kesehatan 10 kasus. Kami juga menemukan 1 riwayat perjalanan luar daerah dan 36 kasus belum ada info,” jelasnya, Kamis (3/12).

Seluruh temuan kasus tersebut merupakan hasil pemeriksaan 1.014 sampel. Sementara untuk jumlah pasien yang diperiksa mencapai 983 orang. Pemeriksaan kesehatan menggunakan uji swab PCR.

Lonjakan kasus berimbas pada ketersediaan tempat tidur. Diketahui bahwa beberapa pekan terakhir Jogjakarta kerap terjadi lonjakan kasus. Disatu sisi ketersediaan tempat tidur dan fasilitas rawat isolasi juga semakin menipis.

“Berdasarkan data, tempat tidur kritikal dari ketersedian 62 unit sudah terpakai 33 unit atau tersisa 29 unit. Sementara non kritikal dari total 492 unit terpakai 397 unit. Artinya masih tersisa 95 unit,” katanya.

Satgas Covid-19 Pemprov DIJ juga melaporkan kesembuhan pasien. Tercatat ada 77 pasien sembuh per hari ini. Sehingga total kasus sembuh di Jogjakarta menjadi 4573 kasus.

Distribusi pasien sembuh berdasarkan domisili didominasi Sleman dengan 39 kasus. Menyusul kemudian 14 kasus sembuh di Kota Jogja dan 13 kasus di Kabupaten Bantul. Adapula 8 kasus sembuh di Gunungkidul dan 3 kasus di Kulonprogo.

“Laporan jumlah kasus meninggal sebanyak 148 kasus. Hari ini tercatat ada satu pasien meninggal. Tercatat sebagai kasus 5694, perempuan berusia 58 tahun asal Bantul. Memiliki komorbid pneumonia,” ujarnya. (dwi/sky)

Jogja Raya