Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Inovasi Masa Pandemi Kembangkan Desa Wisata Sehat

E
Penulis: Editor News❯
Photo
Photo
RADAR JOGJA - Keberadaan desa wisata dengan keindahan alam dan udara segarnya saat ini menjadi   daya tarik para wisatawan baik wisatawan lokal maupun mancanegara, apalagi pada masa pandemi covid-19. Tim UKM Indonesia bangkit universitas ahmad dahlan (uad) selama 3 bulan, dimulai bulan oktober sampai akhir desember berupaya menciptakan inovasi-inovasi untuk mendukung sektor pariwisata di wilayah desa ngoro-oro, patuk, gunungkidul dan sekitarnya.

Ketua Tim UKM Indonesia Bangkit, Surahma Asti Mulasari,  mengatakan, inovasi-inovasi tersebut diantaranya pembentukan dan pengembangan sentra ukm “ukm bangkit”, pembuatan dan pengembangan teknologi informasi, sistem informasi dan media komunikasi untuk mendukung ukm bangkit. sektor pariwisata seperti sistem informasi reservasi desa wisata, sistem informasi portal desa wisata, sistem informasi pengelolaan keuangan organisasi.  “Selain itu juga inovasi pembelajaran di lingkungan luar dalam bentuk wahana-wahana outbond sebagai paket wisata dan daya tarik wisata termasuk permainan-permainan tradisional,” ujarnya, senin (30/11).

Surahman menambahkan, “Program-Program Ukm Indonesia bangkit lainnya yang telah selesai dilakukan koordinasi dan sosialisasi program, pelatihan keuangan penggiat wisata, fgd pembentukan ukm bangkit yang mewadahi produsen, pembuatan jejaring produsen dan jejaring pemasaran, pelatihan kewirausahaan bagi anggotan ukm bangkit, pelatihan keuangan bagi pengurus ukm bangkit, pelatihan web bagi pengurus ukm bangkit, koordinasi pembentukan wahana wisata outbound, penentuan lokasi-lokasi pengembangan potensi wisata di desa ngoro-oro dan pelatihan diversifikasi makanan produk lokal,” tambahnya.

lurah Desa Ngoro-Oro Sukasto, sangat mengapresiasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari dosen uad ini. "kegiatan pemberdayaan ini mampu mengangkat perekonomian warga, dan membangkitkan kembali semangat warga dari keterpurukan akibat pandemi covid-19 yang berdampak bagi semua sektor kehidupan,"ujarnya.(sky)

Advertisement
Advertisement
Editor : Editor News
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer