RADAR JOGJA – Pengerjaan proyek penataan kawaan Tugu Pal Putih telah masuk tahap pemasangan batu andesit. Batu andesit tersebut sama persis dengan yang terpasang di kawasan Titik Nol Kilometer. Polanya sudah terlihat meski belum terpasang seluruhnya.

“Dari bentuk dan polanya mirip. Karena memang dari awal disamakan semuanya,” ujar Kepala Binamarga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja Umi Akhsanti, Selasa (17/11).

Pengerjaan proyek ini dikerjakan secara bertahap, sehingga lalu lintas tidak ditutup total. Fokus pada bagian sisi selatan dahulu. Pemasangan hingga pemotongan batu mengikuti alur pola melingkar.

“Tugu dan Titik Nol Kilometer merupakan satu jalur sumbu filosofis, jadi kita samakan semuanya, dari jenis batu hingga polanya,” ungkap Umi.

Batuan andesit yang dipasang di pelataran Tugu Pal Putih ketebalannya sekitar 10 centimeter. Tujuannya agar tidak mudah patah pada saat dilintasi oleh kendaraan berat.

“Sebelumnya, kita pernah coba yang empat centimeter tapi banyak yang mudah patah, maka untuk Tugu kami pakai yang 10 centimeter,” tutunya.

Sementara itu pengerjaan ducting atau penanaman kabel bawah tanah dalam tahap memindahkan Area Traffic Control System (ATCS) milik Dishub DIJ di bagian sisi utara. Rencananya penataan Simpang Tugu Pal Putih akan selesai dikerjakan pada 18 Desember mendatang. (sky/tif)

Jogja Raya