RADAR JOGJA – Sejumlah poster bergambar Presiden Prancis Emmanuel Macron terpampang di simpang Jalan Kauman, Gondomanan, Kota Jogja. Diduga penempelan poster tersebut sebagai bentuk protes warga terhadap Macron yang dianggap menghina umat Islam.

Sebelumnya, Presiden Prancis Macron menyatakan negaranya tidak akan berhenti menerbitkan dan membicarakan kartun yang menggambarkan sosik Nabi Muhammad. Seminggu setelah pemenggalan guru sejarah bernama Samuel Paty. Dia menunjukkan kartun Nabi Muhammad kepada para muridnya dalam pelajaran kebebasan berekspresi.

Pernyataan Macron ini menimbulkan gelombang kritikan dan protes di sejumlah negara. Termasuk di Irak, Palestina, Libya dan Suriah. Pernyataannya juga menimbulkan seruan untuk memboikot produk Perancis. 

Dalam poster itu menampilkan Macron mengenakan jas dengan wajah yang tergilas ban. Di bagian bawah poster tertulis kata-kata ‘Emmanuel Macron Musuh Islam!!!’. Kendaraan yang ramai melintas maupun pejalan kaki juga menginjak poster tersebut.

Salah satu warga sekitar Ida Fauziah, 59, mengungkapkan poster-poster tersebut telah terpasang sejak beberapa hari. Petugas kepolisian juga sempat mendatangi lokasi.

“Tidak terlalu memperhatikan. Tapi sudah banyak yang datang foto-foto begitu, katanya,” jelas pedagang makanan ini, Kamis (29/10).

Sementara itu Kapolresta Jogja Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro mengatakan, pihaknya telah mendapat aduan dari masyarakat terkait adanya poster tersebut. Sejumlah anggota kepolisian yang telah mengecek ke lapangan tengah mengindentifikasi siapa pemasang poster.

“Ada laporan tentang penempelan itu. Tapi belum ditemukan siapa yang pasang. Subuh-subuh pada Senin lalu itu sudah ada,” kata Kapolresta. 

“Sudah kami dokumentasikan dan kita data. Tapi kita sudah tanya ke sekitar memang tidak ada yang tahu,” lanjutnya. (Sky)

Jogja Raya