RADAR JOGJA – Putra bungsu Jenderal Sudirman, Teguh Sudirman didapuk menjadi penasehat PP DIJ. Semangat perjuangan Jenderal Sudirman diharapkan bisa diteladani para anggota PP DIJ.

Pengangkatan Teguh sebagai penasehat Pemuda Pancasila (PP) DIJ dilakukan bersamaan dengan perayaan HUT ke-61 PP di Mako PP DIJ Rabu (29/10).

Teguh mengatakan, keputusannya untuk mau bergabung menjadi penasehat PP DIJ karena melihat kegiatan PP DIJ selama ini.

“PP saya melihat banyak melakukan kegiatan positif, tidak memihak siapapun,hanya satu komando
Satu keputusan tdk sendiri-sendiri,” ungkapnya.

Dia mengibaratkan seperti lidi. Ketika hanya satu lidi tidak bisa dipakai. Tapi ketika digabungkan menjadi satu menjadi sapu yang bisa membersihkan.

“Adanya persatuan, Insyaallah akan mewujudkan cita-cita kita bangsa,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Teguh juga mengajak anggota PP DIJ untuk meneladani semangat Jenderal Sudirman. Yaitu pantang menyerah dan semangat tinggi untuk berjuang demi bangsa dan negara demi NKRI. “Untuk mewujudkan NKRI yang gemah Ripah loh jinawi,” ajaknya.

Sementara itu Ketua PP DIJ Faried Jayen Soepadjar menyebut, mengajak Teguh Sudirman menjadi penasehat PP DIJ supaya para anggotanya bisa mewarisi semangat perjuangan Jenderal Sudirman.

“Diharapkan dengan semangat perjuangan Jenderal Sudirman, PP DIJ akan lebih solid dan bermanfaat untuk masyarakat,” jelasnya.

HUT ke-61 PP DIJ ini pun, tambah dia, menjadi momentum untuk kembali ke jati diri PP sebagai organisasi sosial kemasyarakatan (ormas) seutuhy. Jayen tegas menolak jika masih ada yang beranggapan PP diartikan sebagai pasukan dan sebagainya.

“Diharapkan PP terlibat kembali menjadi ormas murni yang niatnya berkiprah membantu masyarakat dan pemerintah,” paparnya.

Rangkaian HUT ke-61 PP sendiri sudah digelar sebelumnya. Dengan menggelar sejumlah kegiatan bakti sosial serta edukasi terkait penerapan protokol kesehatan.

Puncak acara, bertepatan dengan hari ulang tahun dengan menggelar syukuran makan tumpeng bersama di Mako PP DIJ. (naf/ila)

Jogja Raya