RADAR JOGJA – MESKI batal berkompetisi tahun ini, sejumlah klub Liga 3 DIJ memilih legawa. Mereka menghormati keputusan Asprov PSSI DIJ untuk tidak menggulirkan kompetisi Liga 3 DIJ tahun 2020.

Klub memahami kondisi pandemi yang belum juga mereda. Kendati, beberapa di antaranya sudah melakukan berbagai persiapan. Persiba Bantul misalnya. Klub berjuluk Laskar Sultan Agung ini terbilang cukup siap untuk berkompetisi musim 2020.

Kesiapan itu ditunjukkan dengan serangkaian seleksi yang digelar manajemen sejak September lalu. Bahkan, sudah ada 22 pemain yang bergabung. Kendati demikian, Manajer Operasional Persiba Rumawan sangat memaklumi keputusan yang diambil Asprov.

“Kami menyesuaikan kondisi saja dan lebih mengutamakan keselamatan orang banyak. Meski ya kalau semangatnya ini membara,”  ujarnya Kamis (22/10).

Tak dipungkiri peniadaan kompetisi membuat klub merugi. Utamanya untuk pengeluaran selama mempersiapkan tim. “Ya sebetulnya rugi, tapi mau bagaimana lagi memang kondisi yang tidak memungkinkan,” kata Rumawan.

Dengan kondisi ini, manajemen Persiba memutuskan meliburkan latihan pemain untuk sementara waktu. Namun seandainya keadaan sudah membaik, mereka akan kembali berkumpul guna mempersiapkan tim musim depan.

“Rencana dari awal kami mempersiapkan tim jangka panjang tapi dengan syarat kami tahu kejelasan regulasinya dulu. Biar bisa mengatur program latihan,” beber Rumawan.

Sama seperti Persiba, Satria Adikarta Kulonprogo juga sudah menggalang kekuatan tim. Sejumlah proses seleksi digelar untuk menjaring pemain terbaik.

Sementara itu, Manajer Sleman United Handoko Susanto mengaku setuju dan sepakat dengan keputusan Asprov. Menurutnya hal itu merupakan kewajaran dan pihaknya pun memaklumi. “Karena dalam situasi pandemi dan waktu yang mepet berkompetisi, kayaknya nggak cukup. Apalagi cuma dua bulan saja, November dan Desember,”  ungkapnya.

Lagi pula Sleman United juga belum melakukan persiapan. Sehingga Handoko tak mempermasalahkan peniadaan kompetisi. “Bagi kami musim depan mending menata dulu internal organisasi serta menata sarana dan prasarana tim Sleman United. Sambil jalan menunggu informasi musim 2021,” tandasnya. (ard/laz)

Jogja Raya