RADAR JOGJA – Tim Laboratorium Forensik Mabes Polri melakukan olah TKP terkait terbakarnya restoran atau kafe Legian di kawasan Malioboro, Minggu (11/10). Kafe yang berada disamping gedung DPRD DIJ  itu terbakar saat aksi demonstrasi menolak Undang-Undang Cipta Kerja yang berujung ricuh pada Kamis (8/10). Dalam olah TKP tersebut, Tim Labfor Mabes Polri menyita sejumlah barang bukti guna diperiksa lebih detail.

Selain tim dari Labfor Mabes Polri olah TKP juga melibatkan Tim Inafis dan Kasat Reskrim Polresta Jogja. Dalam olah TKP yang berlangsung sekitar satu jam lamanya itu petugas dengan cermat meneliti dan mendokumentasikan beberapa temuan di lokasi kejadian.

Petugas juga membawa sejumlah barang bukti untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium forensic. Barang bukti itu antara lain abu arang kebakaran dan bekas pecahan botol yang terdapat kandungan penyusun materi bahan bakar minyak (BBM) sehingga dugaan awal penyebab terbakarnya lantai dua kafe itu sejauh ini masih mengarah akibat lemparan objek benda/barang berisi BBM atau yang selama ini dikenal sebagai bom molotov.

Tim Labfor Polri Kompol Totok Tri Kusuma mengatakan, bawa barang bukti dan menunggu hasilnya sekitar tiga sampai tujuh hari.

Peristiwa terbakarnya Kafe Legian sempat ramai di media sosial apalagi orang yang diduga sebagai pelaku sempat terekam kamera CCTV. Dalam CCTV itu terlihat seorang demonstran melempar sebuah benda yang kemudian diduga sebagai bom molotov ke arah kafe dan menyebabkan terjadinya kebakaran. (sky/ila)

Jogja Raya