RADAR JOGJA – Tahun ini Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat meniadakan upacara Miyos-Kondur Gongso serta Grebeg Mulud. Pertimbangannya karena masih dalam masa tanggap darurat Covid-19 di DIJ.

Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura GKR Condrokirono menjelaskan, keputusan ini  sebagai wujud menaati anjuran pemerintah terkait pencegahan penyebaran virus Covid-19.

“Sesuai anjuran protokol kesehatan maka kegiatan miyos gongso, kondur gongso dan Grebeg Mulud yang sedianya digelar mulai 22 Oktober hingga 29 Oktober mendatang akan ditiadakan,” jelasnya, Senin (12/10).

Kendti demikian pembagian gunungan akan tetap dilakukan secara terbatas, tanpa mengurangi esensi dan filosofi Garebeg sebagai bentuk konsistensi pelestarian budaya.

Grebeg Mulud sendiri dilaksanakan sebagai peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Dalam prosesi ini, dua pagongan di utara dan timur Masjid Gedhe Kauman akan membunyikan gamelan Kyai Guntur Madu dan Nagawilaga selama sepekan penuh. (sky/tif)

Jogja Raya