RADAR JOGJA – Sebanyak 30 komik karya siswa-siswa dari seluruh SMA/SMK di DIJ dipamerkan dalam event Komik Weeks 2020 di Museum Sonobudoyo. Mengusung tema ‘Dipendam Pandemi’, pameran akan digelar dalam konsep daring dan offline terbatas, 9-15 Oktober.

Kurator Komik, Catur Danang menjelaskan, 30 komik yang dipamerkan merupakan hasil seleksi dari 200 komik yang dikirimkan ke panitia Komik Weeks 2020.

Dari 30 komik terpilih, 60 persen komik dibuat secara digital. Sedangkan 40 persennya dikerjakan secara manual. Meski begitu, teknik penggambaran bukan menjadi faktor utama penjurian, melainkan cerita-cerita terkait dampak pandemi di lingkungan sekitar.

“Karya mereka menceritakan hal-hal yang relevan dari dampak pandemi ini,” katanya, Jumat (9/10).

Catur mengatakan, komik-komik lain yang tidak lolos adalah yang tidak sesuai dengan tema yang ditentukan atau terlalu sulit untuk dipahami pembaca.

“Secara visual bagus tapi kalau sulit dimengerti ya tidak lolos. Kami juga membuat aturan komik yang dibuat tidak boleh mengandung unsur pornografi dan SARA,” kata dia.

Panitia menerapkan standar yang ketat bagi komik yang dibuat secara digital. Mereka mengecek track record komikus secara digital. Komikus juga wajib membuat surat pernyataan bahwa komik buatannya bukan hasil jiplakan.

“Dilihat dari hasil karya mereka terbukti peka dengan kondisi saat ini,” katanya.

Sejumlah karya dari komikus terkenal seperti almarhum Wid NS dan Asnar Zacku ikut dipamerkan dalam pameran kali ini. Wid NS dikenal dengan komik superheronya seperti Godam dan Aquanus. Komik yang dipamerkan sebagian masih berupa sketsa dan sebagian lainnya sudah berupa karya jadi.

“Ada juga komik berjudul Merebut Kota Perjuangan dalam Serangan Umum 1 Maret,” ujarnya.

Pameran ini mendapatkan dukungan dana keistimewaan (danais) dari Dinas Kebudayaan (disbud) DIJ sebagai cara melawan pandemi COVID-19. Selain pameran, digelar pula sejumlah acara pendukung seperti dialog komikal, drama musikal dan peluncuran komik.

“Kami tidak ingin pandemi ini memendam banyak keinginan dan impian komikus untuk tetap berkarya,” ujarnya.

Khusus bagi yang ingin melihat secara langsung, pengunjung wajib mendaftar di laman Komik Weeks. Setiap ruangan hanya diperbolehkan maksimal 10 orang untuk menghindari kerumunan.

“Pengunjung dari luar kota pun harus menyertakan surat tes swab negatif dengan batasan usia 16 hingga 60 tahun,” ujarnya. (sky/tif)

Jogja Raya