RADAR JOGJA – Pada peringatan HUT ke-264 Kota Jogja, Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti (HS) sudah menyebut calon penggantinya dalam Pilkada Kota Jogja 2024 nanti. Bukan istrinya, Tri Kirana Muslidatun. Melainkan Wakil Wali Kota Jogja saat ini Heroe Poerwadi (HP).

Lampu hijau bagi HP ini disampaikan oleh HS pada peringatan hari ulang tahun (HUT) Kota Jogja di Grha Pandawa Balai Kota Rabu (7/10). “Mudah-mudahan doa saya kalau dibawa ke ranah politik, penerus saya adalah Pak HP. Itu jelas dan clear. Saya merestui Pak Wawali maju (jadi Wali Kota),” kata HS usai potong tumpeng peringatan HUT Kota ke 264 tahun.

Di depan para wartawan, HS juga menegaskan tidak benar jika istrinya Tri Kirana Muslidatun terfikir dan terbersit untuk maju jadi calon wali kota pada Pilkada Kota Jogja 2024 mendatang. Alasannya, karena fokus dan konsentrasi mengurus keluarga. “Ini supaya jelas mumpung pas HUT Kota Jogja juga. Mesti dipaksa-paksa, tetap tidak. Ini saya sampaikan selaku penanggung jawab keluarga atau suami,” tegas ayah dua puteri itu.

Hal itu ditegaskannya agar sejak awal tidak ada informasi simpang siur di tengah masyarakat. Sehingga tidak akan ada tim sukses bayangan. Pun tidak ada spekulasi baik di birokrasi, partai politik maupun di masyarakat. “Saya hanya ingin sukses sampai masa tugas saya selesai setelah itu kembali menjadi masyarakat biasa,” ujarnya.

Di tengah penjelasan HS, Tri Kirana Muslidatun pun memberikan tanggapan. “Kasihan masyarakat terombang-ambing mesakke. Berita nggak bener (kalau akan maju Pilkada Kota),” ucap wanita yang akrab disapa Ana itu.

HS menghimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti sisa waktu kepemimpinannya bersama HP. Sampai dengan selesai masa bakti mereka di 2022 nanti. Dipastikan juga, bahwa pelayanan di Kota Jogja dalam kondisi solid dan tetap menjunjung kebersamaan dalam menyelesaikan visi misi bersama masyarakat memajukan Kota Jogja Tan Mingkuh Tumapak ing Jaman Anyar. “Saya sudah cukup lah ya lima tahun pada periode pertama dan kedua ini,” imbuhnya.

Ditanya mengenai restu dari HS untuk melanjutkan kepemimpinan, HP mengatakan, pada intinya selama menjabat ini sudah bekerjasama dengan segala komitmen yang dilakukan bersama HS. Yaitu bekerja untuk masyarakat. Penilaian atas kinerja-kinerjanya selama ini sampai selesai masa jabatan akan diserahkan kepada masyarakat. “Jadi kami menjalani ini dengan ikhlas. Kami upayakan semua tugas yang ada sampai akhir masa jabatan akan kami kerjakan secara maksimal,” katanya.

Dikaitkan dengan adanya lampu hijau dari HS untuk maju di Pilkada Kota Jogja 2024. HP hanya menanggapi santai dan terpenting selama ini bekerja selalu mengajak masyarakat untuk terlibat. Sehingga, pekerjaan selama ini  yang diembannya akan dikerjakan sampai masa tugas berakhir. “Enggak capek, kami nikmati. Kalau saya pokoknya ikhlas melakukan apapun dan menjalankan tugas bersama masyarakat,” tambah Ketua DPD PAN Kota Jogja itu.

Meski, selesainya masa jabatan masih terbilang lama yaitu Mei 2022 mendatang. HP pun enggan menjawab, ditanya kesiapannya untuk maju jadi calon wali kota pada Pilkada Kota Jogja 2024 mendatang. “Pokoknya intinya kami siap bekerja dengan segala macam karena apa yang kami kerjakan kan dalam rangka untuk memajukan masyarakat,” jawabnya sambil tertawa.

Meski akhir kepemimpinan HS-HP pada Mei 2022 nanti, Pilkada Kota Jogja akan digelar pada November 2024. Itu sesuai dengan UU nomor 10 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU 1/2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU 1/2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota. Dalam pasal 201 ayat (8) disebutkan, pemungutan suara serentak nasional dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dilaksanakan pada November 2024.

Jika benar jadi mencalonkan diri, HP akan mengikuti capaian HS. Yaitu mantan Wakil Wali Kota yang menjadi Wali Kota. Pada periode 2006-2011 HS merupakan wakil untuk periode kedua Wali Kota saat itu, Herry Zudianto. HP sendiri juga merupakan wakil dalam periode kedua kepemimpinan HS. Keduanya memenangkan kontestasi pada Pilkada 2016 lalu dengan didukung PAN, Partai Gerindra, PKS, Partai Golkar dan Demokrat. (wia/pra)

Jogja Raya