RADAR JOGJA – Pemkot Jogja menyampaikan usulan renovasi dua sekolah di kawasan Kotabaru kepada Gubernur HB X Kamis (3/9). Selain meningkatkan kualitas sekolah, ini juga untuk mendukung Kotabaru sebagai kawasan cagar budaya (CB).

Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan, revitalisasi dilakukan di Grha Padmanaba SMAN 3  dan SMA Stella Duce 1 Jogja. “Harus matur ke Ngarso Dalem karena berada di kawasan cagar budaya Kotabaru. Agar mendapat arahan supaya tidak menyimpang dan memberi nilai Kota Jogja sebagai kota pendidikan,” jelasnya di Kompleks Kepatihan, Kamis (3/9).

Haryadi memastikan kegiatan belajar mengajar tidak akan terganggu selama proses pembangunan nanti. Dia memprediksi jangka waktu pembangunan akan memakan waktu sekitar 1 hingga 1,5 tahun. “Pendanaan jangan sampai macet di tengah-tengah. Kami juga menanyakan saat proses pembangunan ada tidak anak-anak pindah kelas. Jawabannya tidak ada yang pindah,” katanya.

Gubernur, lanjut dia, menginstruksikan agar pembangunan tetap mempertahankan prinsip cagar budaya dan peningkatan kualitas sekolah. Harapannya bisa menjadi percontohan sekolah-sekolah lainnya.

Haryadi menegaskan, pembangunan itu tidak membongkar bangunan cagar budaya yang ada. Melainkan mengembalikan arsitektur bangunan seperti semula. “SMA 3 akan dibangun dengan tetap mempertahankan cagar budaya. Yang akan diubah di SMA 3 adalah sisi barat dekat lapangan. Jadi bagian depannya tetap,” ungkapnya.

Terkait biaya pembangunan, untuk SMAN 3 mengajukan anggaran Rp 15 miliar, sedangkan SMA Stella Duce 1 masih dalam tahap penghitungan. Dana digalang secara mandiri dari masing-masing sekolah. “Padmanaba ada KBA (Keluarga Besar Alumni), dan itu akan dibiayai KBA. Kalau Stece dari yayasan. Jadi mandiri dari sekolah,”  kata Haryadi.

Peletakan batu pertama direncanakan minggu ketiga bulan ini secara serentak dilakukan bersamaan di dua sekolah. Sebelumnya, pihak sekolah juga akan beraudensi dengan Gubernur HB X. “Ini kami sowan untuk memastikan bahwa sebelum audiensi sudah sesuai rencana cagar budaya atau tidak,” tambahnya.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Jogja Agus Tri Haryono menjelaskan, konsep bangunan bergaya kolonial indische. Upaya renovasi diharapkan juga akan meningkatkan kualitas sekolah. “Selain itu, nantinya juga ada penambahan fasilitas sekolah. Misalnya Padmanaba ada laboratorium, ruang IT, ruang pertemuan, dan lain-lain,” ujarnya. (tor/laz)

Jogja Raya