RADAR JOGJA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul meminta masyarakat mewaspadai ancaman gelombang tinggi laut selatan. Hal ini menindaklanjuti peringatan dini yang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).“Tinggi gelombang empat hingga enam meter berpotensi di perairan Jogjakarta,” kata Kepala BPBD Kabupaten Gunungkidul Edy Basuki Rabu (12/8). Untuk kondisi sipnotik, perairan Jogjakarta berawan-awan tebal.

Dikatakan, arah angin umumnya bertiup dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan enam hingga 15 knot untuk Rabu Rabu (12/8) dan enam hingga 20 knot untuk besok (hari ini, Red). Dalam rilis yang diterima BPBD Gunungkidul, ada catatan bahwa gelombang maksimum dapat mencapai dua kali tinggi gelombang yang diprediksi.

Sementara itu dampak gelombang mulai dirasakan nelayan di kawasan pelabuhan pendaratan ikan, Pantai Sadeng, Kalurahan Pucung, Kapanewon Girisubo. Kapal ikan berbobot 5 grosston dengan 6 penumpang dihantam ombak. Posisi kapal “Restu Putra” itu hendak menepi di Pantai Sadeng.

Kapal dengan tekong atau nakhoda Cimeng, 26, warga Ngasem, Girisubo, bersama lima orang awak kapal masing-masing Mujito, 40; Widianto, 55; Wiyono, 37; Bakir, 39 dan Angga, 28, semuanya warga Kalurahan Pucung, berhasil selamat.“Sejak beberapa mil sebelum sampai pelabuhan, kapal sudah terombang-ambing ombak. Namun karena ukuran kapal agak besar, maka Cimeng selaku tekong masih mampu menguasai lajunya kapal,” ujar seorang saksi, Manyul.

Akan tetapi gelombang tidak reda. Kapal oleng dan posisi sudah miring nyaris tenggelam. Beberapa nelayan yang berada di pinggir pelabuhan bergerak cepat memberikan pertolongan. Puluhan kuintal ikan hasil tangkapan nelayan itu pun juga aman.

Di bagian lain, sejak pagi puluhan nelayan bergotong royong mengevakuasi kapal yang berada di pinggir pantai ke lokasi lebih tinggi. Para nelayan tidak melaut, bahkan di antara mereka berjaga-jaga di dekat deretan kapal yang diparkir.“Seluruh personel SAR Satlinmas disiagakan untuk memantau masing-masing pantai,” kata Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto. (gun/laz)

Jogja Raya