RADAR JOGJA – Galian pipa PDAM di barat jembatan Sayidan Gondomanan memakan korban, Senin malam (20/7). Dua orang pengendara motor terjerembab ke dalam galian sedalam dua meter.┬áKanit Dikyasa Satlantas Polresta Jogja AKP Marija membenarkan adanya kejadian tersebut. Sepasang pengendara yang diduga suami istri tersebut jatuh saat melintas di sisi utara galian. Tepatnya melaju melalui lajur trotoar jalan.

“Benar ada kejadian itu. Untuk saat ini kami sedang melakukan rekayasa jalan agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” jelasnya, ditemui di lokasi kejadian, Selasa siang (21/7).

Di satu sisi perwira pertama tiga balok ini juga mempertanyakan pemasangan rambu-rambu. Menurutnya sarana prasarana pembangunan belum lengkap. Diawali dari tanda peringatan yang terlalu dekat dengan galian, hingga penutup lokasi galian yang terkesan seadanya.

Dia meminta agar pelaksana proyek melengkapi sarana prasarana. Rambu peringatan wajib dipasang setidaknya 50 meter dari lokasi proyek. Rambu tersebut wajib terlihat oleh pengguna jalan raya yang melintas.

“Kalau malam masyarakat tidak tahu sehingga (rem) mendadak dan bisa menabrak penghalang,” katanya.

Pemasangan papan pemberitahuan berjarak 50 meter bukan tanpa alasan. Pengendara kerap memacu kendaraan selepas simpangempat Gondomanan sisi barat. Sementara jarak antara simpangempat dengan lokasi galian PDAM sangatlah dekat.

Jajarannya telah memasang sejumlah water barrier sebagai antisipasi kecelakaan. Skemanya menyerupai bottle neck hingga lokasi galian PDAM. Selanjutnya untuk sisi selatan galian diterapkan pembagian ruas jalan dari arah barat dan timur.

“Arah barat itu setelah lampu merah pasti kendaraannya kecepatan tinggi. Harus diperhitungkan jangan sampai terjadi kecelakaan. (Pemasangan water barrier) Ini sementara saja sebagai antisipasi. Pelaksana proyek harus merealisasi secepatnya,” ujarnya.

Kejadian Senin malam mencuri perhatian pengendara yang melintas. Dalam video yang beredar terlihat dua orang berada di lubang galian PDAM. Sosok pria bisa terlihat berjalan, sementara perempuan terlihat susah untuk bergerak.
Pegawai rumah makan Padang sisi Utara galian PDAM Sulis, 20, sempat melihat kejadian tersebut. Menurutnya tak hanya kali ini terjadi kecelakaan akibat galian kabel. Sebelumnya pernah terjadi mobil menabrak pembatas proyek galian tersebut.

“Kalau yang semalem korbannya dua orang, bapak dan ibu. Bapaknya luka di kaki tapi bisa jalan. Kalau yang ibu tidak bisa (jalan). Memang banyak yang lewat trotoar, karena sisi selatan itu sering macet,” katanya. (dwi/tif)

Jogja Raya