RADAR JOGJA – Gugus Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) melaporkan adanya delapan kasus baru. Tercatat sebagai kasus 375 hingga kasus 382. Untuk kasus 378, kasus 379, kasus 380 dan kasus 382 adalah local transmision dari kasus 324.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemprov DIJ Berty Murtiningsih menuturkan akar kasus 324 masih didalami. Termasuk awal mula penularan terhadap kasus 324. Hingga munculnya tujuh kasus baru yang berakar dari kasus tersebut.

“Untuk kasus 378, 379 dan 380 sepertinya satu keluarga kalau melihat alamatnya sama. Kalau kasus 382 ini sepertinya bukan satu keluarga karena alamatnya Bantul,” jelasnya, Senin (13/7).

Upaya tracing terhadap kasus masih dilakukan oleh Dinas Kesehatan Gunungkidul. Upaya ini untuk melacak penyebaran Covid-19 yang berakar dari kasus 324. Disatu sisi, Berty juga belum bisa memastikan apakah sumber awal memang kasus tersebut.

“Kasus 324 ini profesinya karyawan rumah sakit. Saya kurang paham apa nakes (tenaga kesehatan ) atau bukan. Tapi yang kasus 382 itu rekan kerja profesinya nakes,” katanya.

Detil kasus berakar kasus 324 diantaranya kasus kasus 378, perempuan berusia 16 tahun. Kasus 379, laki-laki berusia 12 tahun. Kasus 380, perempuan berusia 70 tahun. Ketiganya berdomisili Gunungkidul. Kasus 382, perempuan berusia 29 tahun asal Bantul.

Empat kasus lainnya adalah kasus 375, laki-laki berusia 50 tahun asal Kota Jogja. Awalnya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan telah meninggal dunia 2 Juli. Memiliki riwayat penyakit penyerta hipertensi.

Ada pula kasus 376, laki-laki berusia 32 tahun asal Gunungkidul. Memiliki riwayat kontak dengan kasus 371. Kasus 377, laki-laki berusia 23 tahun asal Bantul. Sosok ini berstatus tenaga kesehatan di Kabupaten Bantul. Kasus 381, laki-laki berusia 83 tahun asal Gunungkidul. Memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta.

“Akumulasi kasus positif jadi 379 kasus. Meninggalnya pasien kasus 375 menambah catatan pasien Covid-19 yang meninggal dunia jadi 10 kasus,” ujarnya.

Gugus Tugas Covid-19 DIJ juga melaporkan adanya penambahan dua pasien sembuh. Pertama adalah kasus 279, laki-laki berusia 42 tahun asal Sleman dan kasus 342, perempuan berusia 30 tahun asal Kulonprogo. Akumulasi pasien sembuh mencapai 295 kasus. 

“Ada laporan mortalitas dengan status PDP perempuan berusia 36 tahun asal Gunungkidul. Memiliki riwayat tuberkulosis dan sudah jalani uji swab. Kalau jumlah sampel terperiksa 592 specimen dari 466 orang,” ujarnya. 

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemkab Bantul Sri Wahyu Joko Santosa menuturkan salah satu kasus positif hari ini adalah tenaga kesehatan. Tepatnya pasien kasus 377. Berdasarkan data, pasien laki-laki berusia 23 tahun ini adalah petugas kesehatan di Puskesmas Banguntapan II.

“Benar pasien ini statusnya petugas kesehatan Puskesmas Banguntapan II. Untuk riwayatnya masih kami lacak,” katanya. (dwi/tif)

Jogja Raya