RADAR JOGJA – Tahap sosialisasi pembangunan tol Jogja-Bawen mulai digelar secara berjenjang. Tim persiapan pengadaan tanah akan menyambangi bupati Sleman hari ini (8/7) untuk membahas persiapan sosialisasi.

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIJ Krido Suprayitno menjelaskan, ada sejumlah hal yang akan disampaikan tim persiapan. Di antaranya pengenalan trase Jogja-Bawen dengan mengacu gambar definitif untuk sosialisasi. “Sehingga jadi bahan awal sosialisasi, dengan izin kulo nuwun ke Pemda Sleman,” jelasnya Selasa (7/7).

Terkait pelaksanaan sosialisasi ditarget pada Minggu ke tiga bulan Juli. Kegiatan itu menjadi prioritas. Karena begitu tim persiapan sudah ditandatangani gubernur, berarti argonya jalan. ‚ÄúTimeline sudah dihitung 130 hari kerja sejak 5 Juli,” imbuhnya.

Sejumlah elemen masyarakat dan instansi diundang dalam kegiatan hari ini. Di antaranya keterwakilan kepala desa dan camat yang daerahnya terdampak pembangungan serta Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSO). BBWSO dilibatkan karena lokasi pembangunan sebagian besar melintasi Selokan Mataram. “Sehingga menjadi penting dari satker BBWSO yang akan selalu dampingi kegiatan konstruksinya,” tuturnya.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sleman nantinya akan dilibatkan saat sosialisasi dan konsultasi publik. Sosialisasi digelar dengan menerapkan protokol kesehatan. Sosialisasi rata-rata digelar dua hingga tiga kali pada tiap desa. Namun ada sebagian desa yang hanya sekali menjalani sosialisasi.”Yang sosialisasi sekali akan kami gabung. Sehingga untuk memadatkan jadwal,” katanya.

Sosialisasi di desa-desa nantinya melibatkan unsur masyarakat, perangkat desa, dukuh, dan RT. Pesertanya dibatasi maksimal 60 orang, sehingga tidak semua pemilik lahan akan diundang. “Nanti yang belum diundang akan diundang melalui dusun masing-masing secara berjenjang,” tuturnya.

Pemilik lahan yang tak diundang akan disambangi petugas secara door to door. Metode ini pernah diterapkan dalam tahap konsultasi publik tol Jogja-Solo. Krido optimistis bisa mengantisipasi kendala di lapangan berbekal pengalaman pelaksanaan sosialisasi dan konsultasi publik proyek tol Jogja-Solo.

Disinggung mengenai penerbitan Izin Penetapan Lokasi (IPL) tol Jogja-Solo Krido belum bisa menginformasikan. “Nanti segera kami sampaikan,” jelasnya. (tor/din)

Jogja Raya