Duo asal Jogjakarta, The Finest Tree, baru saja merilis single terbaru berjudul “Membiru”. Single yang dapat dinikmati di berbagai gerai musik digital ini sekaligus menandai usia The Finest Tree yang baru saja genap delapan tahun pada Maret lalu.

HERY KURNIAWAN, Jogja, Radar Jogja

RADAR JOGJA – Lagu “Membiru” merupakan karya terbaru setelah EP Album “Tertujuh” yang telah dirilis November tahun lalu. Lagu ini akan menjadi pembuka album The Finest Tree selanjutnya. Tomo Widayat yang juga additional guitar atau synth Sheila on 7 masih dipercaya memproduseri single terbaru ini.

Di balik setiap baris lirik-liriknya, lagu “Membiru” memiliki makna yang cukup mendalam bagi perjalanan duo personel The Finest Tree, Cakka Nuraga dan Elang Nuraga sebagai musisi. Kakak-beradik ini tak memungkiri, semasa berjalan sendiri-sendiri di masa hiatus, berbagai pengalaman asam dan pahit sempat datang secara bertubi-tubi ke kehidupan mereka.

Kendati demikian, Cakka dan Elang memandang pengalaman itu sebagai cobaan dalam hidup yang memang harus dilewati. “Lagu Membiru kami ciptakan sebagai bentuk refleksi diri, atau lebih tepatnya sebagai alarm atau pengingat apabila rasa kecewa itu datang kembali. Saya sudah mengerti cara untuk melewatinya,” ujar Elang.

Sementara Cakka menjelaskan, bukan orang lain, melainkan diri sendiri yang dapat mengubah segala kesedihan dan pengalaman pahit masa lalu untuk menjadi sesuatu yang positif di masa depan. Kurang lebih pesan itulah yang hendak mereka sampaikan kepada para pendengar lewat lagu “Membiru”.

“Setiap orang mempunyai luka dan sedih di masa lalu. Yang bisa mengubah semua itu ya kita sendiri,” kata musisi muda jebolan Idola Cilik 2 itu.

Single “Membiru” menjadi karya terbaru The Finest Tree di jalur independen. Seperti diketahui, sebelumnya pada Agustus 2019 mereka memutuskan untuk tidak lagi bernaung pada label musik Universal Music Indonesia dan memilih melanjutkan berkarya secara mandiri. Dalam perjalanan kariernya, The Finest Tree sempat mengalami hiatus atau vakum untuk sementara di sepanjang 2018. Pada saat itu, Cakka membutuhkan waktu sendiri dan memilih menepi dari dunia musik. Sekembalinya dari hiatus, The Finest Tree kembali berkarya dengan warna musik yang lebih segar dari sebelumnya.

The Finest Tree terakhir kali merilis single baru tiga tahun lalu, tepatnya 2017 dengan judul “Tolong Lepaskan”. Setelah sempat hiatus dan bahkan nyaris bubar, single “Membiru” menjadi momen pertama bagi Cakka dan Elang untuk menulis lagu berdua. “Lagu ini menjawab dari apa yang sudah kami jalani masing-masing. Akhirnya sekarang The Finest Tree punya titik temu untuk bisa jalan bersama lagi,”  tambah Elang.

Berbeda dengan kebanyakan lagu The Finest Tree sebelumnya, sentuhan unsur musik elektronik dan gaya musik 80-an cukup kental hadir dalam lagu “Membiru”. Menurut Tomo Widayat yang memproduseri single itu, gaya 80-an sengaja dilakukan sebagai upaya untuk tetap relevan di zaman sekarang.

“Membiru adalah upaya The Finest Tree untuk relevan dengan zaman, di mana unsur-unsur elektronik dan bunyi-bunyian ala 80-an diminati orang-orang muda,” terang Tomo.

Vokalis Sheila on 7, Akhdiyat Duta Modjo juga turut memberikan tanggapannya terhadap rilis single “Membiru. Menurut sosok yang akrab disapa Duta ini, lagu “Membiru” memiliki gaya musik yang kekinian namun tetap memasukkan unsur lagu era 80-an. “Lagunya asyik, gaya musiknya kekinian. Tak hanya itu, seperti mendengarkan lagu era 80-an. Bismillah, semoga berkah untuk The Finest Tree,” harap Duta. (laz)

Jogja Raya