RADAR JOGJA – Gugus Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) melaporkan adanya tiga kasus baru di DIJ. Tercatat sebagai kasus 276, kasus 277 dan kasus 278. Akumulasi kasus positif Covid-19 hingga saat ini mencapai 276 kasus.

Data perkasus di antaranya kasus 276, pasien perempuan berusia 81 tahun. Berasal dari kota Jogja dan memiliki riwayat perjalanan dari Madura. Kasus 277, adalah perempuan berusia 50 tahun asal Kulonprogo. Pasien ini memiliki riwayat kontak dengan kasus positif asal Purworejo Jawa Tengah.

“Kasus ketiga adalah kasus 278. Merupakan pasien laki-laki berusia 56 tahun asal Bantul. Memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemprov DIJ Berty Murtningsih, Rabu (17/6).

Terkait kasus 277, ada catatan tracing. Diketahui sumber awal penularan adalah pedagang ikan asal Purworejo. Berawal dari temuan kasus tersebut Dinkes Purworejo melakukan pelacakan. Sehingga ditemukan ada kontak erat dengan warga Kulonprogo.

“Benar saat ditracing, pedagang ikan tersebut berkontak dengan warga dari Kulonprogo. Lakukan rapid tes hasilnya reaktif dan lanjut uji swab hasilnya positif,” katanya.

Catatan kasus 276 adalah warga domisili kota Jogja yang menjemput pasien tersebut. Sementara sosok pasien kasus 276 diketahui berasal dari Madura Jawa Timur. Penjemputnya adalah anak dari pasien tersebut.

Dinas Kesehatan Kota Jogja, lanjutnya, tengah melakukan tracing terhadap kasus ini. Terutama kepada keluarga, khususnya, kepada sang anak. Tujuannya untuk mengetahui persebaran kontak erat.

“Saat ini Dinkes kota (Jogja) melakukan tracing untuk kontak eratnya. Kalau yang dari Kota, memang orang Madura yang dijemput oleh anaknya dan dibawa ke Jogja.Tujuan penjemputa belum ada keterangan lebih lanjut,” ujarnya.

Gugus Tugas Covid-19 DIJ juga melaporkan adanya tiga pasien sembuh. Akumulasi pasien sembuh hingga saat ini mencapai 216 kasus. Terdiri dari pasien 215, pasien 216 dan pasien 251. 

Detil per kasus diantaranya kasus 215, laki-laki berusia 19 tahun asal Sleman. Kasus 216, pasien perempuan berusia 43 tahun asal Bantul. Kasus 251 adalah pasien perempuan berusia 34 tahun asal Gunungkidul.

“Untuk hari ini jumlah sampel yang diperiksa 235 spesimen dari 177 orang,” katanya.

Laporan mortalitas adalah dua pasien dalam pengawasan (PDP). Keduanya belum dilakukan uji swab. Pasien pertama perempuan berusia 79 tahun asal Sleman. Pasien kedua adalah perempuan berusia 38 tahun asal Gunungkidul.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Pemkab Bantul Sri Wahyu Joko Santoso menjelaskan pasien kasus 278 adalah warga Bantul yang bekerja di Jakarta. Dinyatakan positif usai menjalani rapid diagnostic test (RDT) dan uji swab. Alhasil harus menjalani rawat isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19.

“Yang kasus Bantul itu awalnya dari Jakarta lalu pulang ke Bantul. Ini mau balik Jakarta lagu. Dinyatakan positif setelah uji swab. Karena memang syarat pembelian tiket,” ujarnya. (dwi/tif)

Jogja Raya