RADAR JOGJA – Setelah dilakukan penutupan karena menjadi salah satu sumber penularan atau klaster Covid-19 terbesar di Jogjakarta, supermarket Indogrosir di Jalan Magelang, Mlati, Senin (15/6) mulai dibuka kembali. Pembukaan dengan penerapan protokol kesehatan ketat untuk pengunjung maupun karyawan. Terhitung 1,5 bulan supermarket ini ditutup sejak 5 Mei 2020.

Hasil pengamatan Radar Jogja di Indogrosir kemarin, pengunjung yang masuk dicek suhu tubuhnya, kemudian diberikan nomor antrean oleh petugas. Kemudian di pintu masuk supermarket, pengunjung diarahkan mencuci tangan pada wastafel yang sudah disediakan. Suasana supermarket juga terlihat lebih lengang.

Saat ingin berbelanja, pengunjung kembali dicek suhunya di pintu masuk. Apabila sudah sesuai standar yang ditentukan, yakni 36 derajat Celcius, maka pengunjung baru diperkenankan masuk. Pengunjung juga diwajibkan menggunakan masker. Para karyawan dibekali masker, face shield dan sarung tangan.

Ketika memasuki supermarket, akses pengunjung untuk berbelanja dibuat satu arah. Kemudian pada kasir dipasang plastik pelindung. Saat proses pembayaran antara pembeli dan petugas kasir, juga diberi jarak. Pengelola supermarket masih menerima pembayaran dengan uang tunai.

Terkait pembukaan kembali supermarket ini, pengelola Indogrosir melalui akun Facebook resminya sudah menyampaikan hal itu sejak 10 Juni 2020. Dalam akun sosial medianya, pengelola membuka kembali Indogrosir dengan mengedepankan protokol kesehatan.

Salah seorang pengunjung bernama Rita, 28, mengungkapkan dia baru mengetahui dibukanya kembali supermarket Indogrosir pada Minggu (14/6). Dia menyatakan, usai penutupan memang ada prosedur berbeda ketika ingin berbelanja di supermarket ini.

“Tadi memang wajib diperiksa suhu tubuh dan cuci tangan, lalu alur pembeliannya juga dibuat satu jalur. Suasananya lebih lengang dari sebelumnya,” kata warga Seyegan, Sleman, ini.

Sementara Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sleman Shavitri Nurmaladewi menyampaikan, dalam permasalahan Indogrosir, Pemkab Sleman telah melakukan rapid test terhadap karyawan dan pengunjung pasca temuan positif salah seorang karyawan supermarket itu. Pihaknya juga telah melakukan evaluasi terhadap layanan Indogrosir, baik pelayanan pembelian online maupun offline. “Pemkab Sleman menilai baik dalam pelaksanaannya,” ujarnya.

Evie, panggilan Shavitri Nurmaladewi, yang juga Kabag Humas Protokol Pemkab Sleman ini mengatakan, pengelola Indogrosir sudah menandatangani surat pernyataan kesanggupan melaksanakan protokol kesehatan dalam setiap operasional pelayanan. Termasuk protokol kesehatan secara ketat dan disiplin bagi karyawan serta pembatasan jumlah dan waktu kunjungan bagi pembeli.

Indogrosir, lanjutnya, juga sanggup bertanggungjawab atas semua aktivitas di kawasan supermarket itu. Operasional pelayanan juga dipantau dan dievaluasi secara periodik oleh dinas terkait.

Meskipun demikian, Evie tetap meminta masyarakat tetap waspada ketika melakukan aktivitas di supermarket itu. Serta wajib menerapkan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang sudah ditentukan.

“Indogrosir merupakan salah satu penyedia kebutuhan sembako untuk kulakan toko dan warung-warung kecil. Dengan dibukanya Indogrosir, diharapkan tetap mendukung jalannya perekonomian di masyarakat,” katanya. (inu/laz)

Jogja Raya