RADAR JOGJA – Sejumlah daerah di DIJ bersiap menyambut era new normal. Beberapa fasilitas umum sudah mulai dibuka kembali. Salah satunya sarana olahraga yakni Maguwoharjo Internasional Stadium (MagIS).

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) MagIS Sumadi mengatakan, sejak pekan lalu MagIS telah kembali dibuka untuk umum. Meski begitu, menurutnya, hal itu masih dalam tahapan uji coba. Itu lantaran saat ini MagIS hanya dibuka khusus untuk olahraga pribadi.

Artinya diperuntukkan untuk olahraga yang tidak bergerombol atau kontak fisik secara langsung. “Sifatnya menghindari kerumunan dan untuk orang yang latihan mengemudi saja,” ujar Sumadi kepada Radar Jogja Minggu (7/6).

Pengelola MagIS juga memberlakukan protokol kesehatan yang ketat. Seperti menyediakan tempat cuci tangan dan sabun, mewajibkan pengunjung untuk selalu menjaga jarak atau tidak bergerombol, dan memakai masker.

Hanya saja, untuk alat pengukur suhu tubuh masih diusahakan. “Karena UPTD Stadion mengelola enam tempat, jadi butuh alat juga enam. Sedangkan anggaran belum tersedia,” bebernya.

Adapun untuk kegiatan even belum dilaksanakan pada Juni ini. Sebab pihaknya masih menunggu keputusan new normal dari pemerintah.

Kasubag Tata Usaha UPT Pengelolaan MagIS Suroto menambahkan, untuk menyambut new normal sarana dan prasarana olahraga akan dikaji lebih matang lagi. Pihaknya juga berencana membuat bilik screening penyemprot virus Covid-19. Nantinya alat itu akan di ujicobakan di GOR Klebengan. “Tentunya dengan yang herbal ya. Kami akan coba dengan skala yang kecil dulu,” katanya.

Sementara itu Kepala Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIJ Eka Heru Prasetya menyatakan, hingga saat ini DIJ belum menyiapkan konsep new normal untuk olahraga di DIJ. Sebab, pihaknya belum berencana membuka sarana olahraga dalam waktu dekat ini. “Masih menunggu rapat dengan Dinas Dikpora DIJ dan BPKA. Sekarang kan teman-teman dinas juga masih konsentrasi di PPDB,” tandasnya. (ard/laz)

Jogja Raya