RADAR JOGJA – Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada pemegang kartu keluarga sejahtera (KKS) tidak mengalami kendala. Penyaluran pun terdistribusi lancar dan tepat sasaran.

Salah seorang penerima manfaat, Suparti mengatakan baru menerima bansos perdana ini. Dia merasa terbantu dengan sembako yang diterimanya, apalagi masih di tengah masa pandemi Covid-19. “Alhamdulillah dapat bantuan ini, lumayan bisa membantu,” katanya saat ditemui di E-Warong Kube Jetis 1, Senin (4/5).

Awalnya lansia 62 tahun itu tidak menyangka akan menerima bantuan nontunai sebesar Rp 200.000. Sebelumnya dia harus mengisi formulir untuk data,  kemudian dikumpulkan di Kelurahan Gowongan, Jetis. “Setelah itu saya dapat ATM dan nomor pin. Baru ambil hari ini (kemarin, Red),” ujarnya.

Penerima manfaat lain, Sri Noviarni menyebut, meski bantuan yang diterima telah sesuai harapannya bantuan diberikan secara tunai. “Karena kita keperluannya bukan cuma makan saja, tapi ada yang lain,” kata ibu dua anak itu.

Meski demikian, perempuan yang kesehariannya sebagai ibu rumah tangga ini mengaku dengan bantuan yang diterimanya cukup membantu menyambung hidup pagebluk korona. “Cukuplah untuk nyambung hidup. Barangnya juga fresh dan bagus. Saya bersyukur sekali, terima kasih,” ucap warga Gondolayu Lor ini.

Sementara, anggota E-Warong Kube Sejahtera 22 Jenggotan, Yuvita Ibrahim mengatakan, penyaluran hari pertama tidak mengalami kendala. Warga yang antre juga tidak terjadi tumpukan, karena pelayanan penyaluran menerapkan protokol Covid-19. “Antrean kami berjarak 1,5 meter. Harus memakai masker dan cuci tangan dulu,” katanya.

E-Warong menyediakan stok bantuan untuk 125 KPM di hari pertama. Tahap awal pagi 75 KPM dan tambah 50 KPM. Jumlah ini untuk penambahan stok data pemegang KKS yang baru. Biasanya untuk pemegang kartu lama stok bantuan untuk 250 KPM.

Penyaluran per KPM mendapat bantun nontunai sebesar Rp 200.000. Terdiri atas beras 10 kg, protein nabati ayam 1 kg, telur 1 kg dan tempe. Komoditi sayuran antara lain terong, kacang panjang, cabai rawit, bawang putih, dan buah duku.

Terpisah, Camat Jetis Sumargandi mengatakan, kriteria yang mendapat bansos nontunai berupa sembako berdasar surat dari Dinas Sosial Kota Jogja, tertanggal 29 April. Adapun yang menerima berdasar data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). “Penerima adalah yang masuk dalam program sembako perluasan dalam rangka darurat Covid-19,” katanya. (wia/laz)

Jogja Raya