RADAR JOGJA – Associaton of Resiliency Movement (ARM) Indonesia bekerja sama dengan Emkay Brewer melalui Program Jogja Bakoh menyumbangkan Alat Perlindungan Diri (APD) ke empat rumah sakit di Jogjakarta. Teridiri dari 135 hazmat dan 68 Face Shields untuk para tenaga medis yang menjadi garda terdepan melawan Covid-19.

“Kamis sore kemarin (30/4) kami telah berhasil mendonasikan APD ke RS PKU Muhammadiyah Bantul, RS PKU Muhammadiyah Gamping, dan RS PKU Muhammadiyah Jogja. Dalam waktu dekat ini kami juga akan mendonasikan APD ke salah satu rumah sakit di Gunungkidul,” ujar Sekretaris ARM Indonesia sekaligus Komandan Jogja Bakoh Anggun Gunadi kepada media, Jumat (1/5).

Anggun menuturkan, gagasan mendonasikan APD muncul setelah melihat tingginya risiko tenaga medis dalam menangani pasien Covid-19. Terlebih lagi, berbagai permasalahan juga terus terjadi dalam penanganan Covid-19.

Setelah melakukan kajian dan analisis data, ARM Indonesia langsung menggandeng Emkay Brewer untuk melakukan donasi APD ke empat rumah sakit di Jogja.

“ARM Indonesia dan Emkay Brewer sudah bekerjasama sejak kejadian bencana gempa di Lombok dan Palu beberapa tahun yang lalu. Akhir bulan maret,  Emkay Brewer menghubungi kami menanyakan kebutuhan yang bisa mendukung operasi Jogja Bakoh ARM Indonesia. Saat itu kami mengusulkan donasi APD dan mereka pun menyetujuinya,” jelasnya.

RS PKU Muhammadiyah, lanjut Anggun, dipilih karena rumah sakit ini merupakan RS rujukan pasien Covid-19. Rumah sakit yang merupakan bagian dari organisasi Muhammadiyah ini juga banyak menerima pasien yang terpapar virus Covid-19.

“Pilihan jatuh kenapa di RS PKU Muhammadiyah karena awal bulan maret 2020 kami tahu bahwa beberapa rumah sakit PKU Muhammadiyah akan dijadikan rujukan pasien Covid-19. Setelah itu kami juga melihat rumah sakit ini cukup banyak menerima pasien yang terpapar virus Covid-19,” tuturnya. (tif)

Jogja Raya