RADAR JOGJA – Pagebluk virus korona membuat banyak kegiatan tidak bisa dilakukan seperti biasa. Hal itu juga dirasakan bomber legendaris, Cristian Gonzalez. Eks penyerang PSIM itu tak bisa melakukan beragam tradisi yang biasa ia dan keluarga lakukan di bulan Ramadan.

HERRY KURNIAWAN, Jogja, Radar Jogja

Tahun lalu saat masih berseragam PSIM, keluarga Gonzalez menggelar kegiatan berbagi takjil bersama puluhan Brajamolek,  kelompok suporter perempuan PSIM Jogja. Kala itu, ada ratusan takjil yang diberikan kepada masyarakat di sekitar wisma PSIM dan Stadion Mandala Krida Jogja.

Namun, untuk saat ini berbagai kegiatan itu terpaksa tak dilakukan, mengingat adanya pandemi Covid-19. El Loco -julukan Cristian Gonzalez- dan seluruh anggota keluarganya banyak melakukan aktivitas di rumah. “Situasi sedang seperti ini. Jadi tradisi Ramadan seperti ke panti asuhan, kami tunda lebih dulu. Ya, sekarang keluar rumah hanya untuk membeli kebutuhan saja,” kata Eva Siregar, istri Gonzalez.

Kendati demikian, ada satu hal yang sangat disyukuri El Loco dan keluarga di Ramadan kali ini. Jika biasanya masih harus berjibaku di lapangan hijau saat Ramadan, tahun ini Gonzalez bisa berkumpul dengan keluarganya.

Apalagi sang putri, Amanda Gonzalez, juga sudah berada di Indonesia. “Kami hanya bisa berdoa, semoga wabah ini cepat selesai dan aktivitas kembali normal. Kami saat ini stay di Surabaya,” tandasnya.

PSIM Jogja menjadi klub terakhir yang diperkuat Gonzalez di musim 2019 lalu. Kala itu, pemain berusia 43 tahun ini menjadi andalan di lini depan Laskar Mataram, julukan PSIM. Dalam satu musim, pemain yang besar di Persik Kediri itu berhasil mencetak sembilan gol untuk PSIM. (laz)

Jogja Raya