RADAR JOGJA – Menghadapi pandemi  Covid-19, dalam beberapa hari ke depan jajaran Brimob Polda DIJ melaksanakan Program Ketahanan Pangan dengan menanam pohon singkong, ubi jalar, dan labu di lahan kosong kawasan Mako Brimob. Sat Brimob dari batalyon A Gondowulung sudah memulainya dengan menanam pohon singkong dan waluh lingkungan Mako Batalyon A Gondowulung. 

“Kami mengimbau kepada anggota untuk memanfaatkan lahan kosong di lingkup Mako Brimob. Baik di jajaran batalyon A Gondowulung, batalyon B di Sentolo, batalyon C di Baciro, maupun Detasemen Gegana Di Baciro untuk menanam kebutuhan pangan,” ujar Komandan Sat Brimob Polda DIJ Kombes Pol Imam Suhadi, Kamis (23/4).

Menurut Imam, kersediaan pangan yang kurang dari yang dibutuhkan dapat menciptakan ketidak-stabilan ekonomi. Apalagi, pangan merupakan kebutuhan dasar utama manusia yang harus dipenuhi setiap saat. Berbagai gejolak sosial dan politik akan terjadi jika ketahanan pangan terganggu. Kondisi pandemi Covid-19 membatasi ruang gerak. Sehingga, berpengaruhi terhadap ekonomi, akses serta kemampuan masyarakat untuk mendapatkan pangan yang cukup.

Oleh karena itu, lanjut Imam, kegiatan ini juga mengajak partisipasi masyarakat untuk meningkatkan ketahanan pangan dengan bertanam di lahan sendiri. 

“Untuk tempatnya sudah kami koordinasikan dengan warga masyarakat. Mari kita wujudkan ketahan pangan dengan menanam tanaman pangan untuk melawan pandemi Covid-19,” ajaknya. (sky/tif)

Jogja Raya