RADAR JOGJA – Para peternak sapi di Dusun Boyong, Hargobinangun, Pakem, Sleman, membagikan ratusan kap berisi susu sapi kepada warga Selasa(7/4). Kegiatan dilakukan sebagai bentuk keprihatinan serta perhatian peternak atas pandemi Covid-19 saat ini.

Seorang peternak yang memotori kegiatan bagi-bagi susu Amin Sarjito mengatakan, wabah korona berdampak pada distribusi susu di kalangan peternak. Dengan aturan stay at home, penjulan susu menjadi terhambat. Pengecer juga tidak bisa menjual karena sepi pembeli.

Dampak lain wabah ini tempat seperti pasar, hotel dan lokasi wisata yang biasa menjadi tempat menyetor susu menjadi sepi. Akibatnya, meski produksi melimpah, para peternak tidak bisa menjual hasilnya. Mereka pun lebih memilih untuk dibagi-bagikan ke masyarakat.

“Kami senang, para peternak sapi perah menyambut kegiatan bagi-bagi susu gratis ini. Dalam kondisi sulit seperti sekarang, kami juga ingin berbagi kepada sesama,” ujar Amin di sela aksi Selasa (7/4). Yang menarik, para pembagi susu berpakaian ala Punokawan.

Dikatakan, susu segar punya manfaat banyak bagi tubuh karena memiliki kandungan gizi, khususnya bagi anak-anak. Kondisi di desanya, anak-anak maupun warga takut keluar rumah. Dia khawatir masyarakat akan kekurangan gizi selama aturan stay at home berlaku.

Ada sekitar 3.000 kap dengan total 400 liter susu yang dibagikan dalam kegiatan tersebut. Susu segar hasil perahan para peternak dibagikan kepada warga yang butuh asupan gizi. Misalnya ibu menyusui dan anak-anak.

Selain membagikan susu, para peternak dengan menggunakan mobil bak terbuka juga mensosialisasikan cara pencegahan virus korona kepada masyarakat. Susu segar juga dibagikan kepada warga yang menjaga posko penjagaan Covid-19 di tiap portal kampung.

“’Saya pikir mereka juga perlu gizi, agar stamina tetap terjaga. Karena mereka tidak hanya berjaga dari orang luar masuk desa, tapi juga berjaga-jaga perkembangan aktivitas Gunung Merapi. Kebetulan beberapa hari terakhir ini Merapi sering batuk,”  katanya.

Ketua Paguyuban Peternak Sapi Perah Anggoyoh Makmur Dusun Boyong Siswo Sutrisno mengataka, pembagian susu secara gratis ini dilakukan oleh peternak secara sukarela. Dia mengaku prihatin melihat kondisi masyarakat yang terganggu karena wabah Covid-19.

Siswo berharap apa yang dilakukan para peternak kepada warga bisa berdampak positif bagi masyarkat. Dia menyebut ada tiga kelompok ternak yang terlibat dalam kegiatan bagi susu gratis ini yakni Sedyo Makaryo, Anggayu Makmur, dan Warga Mulya. (inu/laz)

Jogja Raya