RADAR JOGJA – Hujan deras yang mengguyur Kota Jogja Senin (24/2) berdampak pada jebolnya papan plafon di sisi timur Malioboro Mall. Plafon yang jatuh juga diikuti tumpahan air yang segera mengguyur hingga lantai dasar. Kejadian itu lantas menimbulkan kepanikan bagi para pengunjung.

Asistant General Manager PT Yogya Indah Sejahtera (Malioboro Mall) Margareta Ferra Devi menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 15.10. Penyebabnya adalah kebocoran pada pipa plafon yang berada di bagian atap mall. Air kemudian mengalir dan tertampung ke papan plafon. Karena tak kuat menahan beban air, plafon berukuran 3×3 meter berbahan gypsum itu pun jebol.  “Sebelumnya ada tetesan air yang muncul. Dari pipa yang tidak dapat menahan kapasitas air. Mungkin karena sambungannya kurang sempurna atau gimana” jelasnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sebab pengunjung langsung bergegas untuk menjauhi titik kebocoran sebelum air dan material jatuh dari atap. Sebelumnya, petugas keamanan mall pun juga sudah mensterilkan area tersebut.

Pascakejadian, pihaknya melakukan koordinasi dengan petugas kemanan dan kebersihan untuk melakukan pengamanan dan membersihkan area yang tergenang air. Untuk mengembalikan ke kondisi semula, perlu dilakukan penyambungan pipa, memperbaiki plafon, dan eskalator.

Dari pantauan Radar Jogja, kerusakan di bagian atap sudah ditutup oleh terpal untuk mencegah air yang menetes. Terdapat pula scaffolding yang akan digunakan petugas untuk membenahi bagian yang rusak. Petugas kebersihan juga telah membersihkan air yang menggenang di lantai dasar sehingga genangan air tak tampak lagi.

Pengunjung tampak tak terganggu, mall pun beroperasi seperti biasa. “Kami cepat menanangani. (Fasilitas) yang tutup sementara ini eskalator karena sempat kemasukan air. Jadi segera dimatikan untuk mencegah konslet,” tuturnya.

Salah seorang saksi mata Darmawan (20) mengatakan, kejadian berlangsung secara tiba-tiba. Mulanya dia melihat adanya kebocoran kecil di bagian langit-langit. Hal itu pun sempat mencuri perhatian pengunjung. Bahkan ada yang mengabadikannya lewat ponsel. Jelang beberapa saat tiba-tiba plafon pun jebol. “Seperti air terjun jatuhnya, lumayan deras. Suaranya juga keras jadi pada kaget. Air terus ada yang sampai masuk ke eskalator,” jelasnya. (tor/pra)

Jogja Raya