RADAR JOGJA – Hari Valentine identik dengan memberikan hadiah untuk orang-orang terdekat atau terkasih. Hadiah yang diberikan beragam. Mulai benda-benda tertentu, cokelat, hingga bunga.
Toko- toko bunga di sekitar Jalan Ahmad Jazuli, Kotabaru banyak menjadi jujugan konsumen. Salah satunya toko bunga “Dewi Flourist”. Pemilik toko tersebut, Dewi Wilastuti menyebutkan, bunga yang paling sering diburu saat Valentine adalah bunga mawar merah. Mawar merah masih menjadi favorit bagi para pembeli karena merupakan tanda keromantisan.
Ia mengaku dua hari menjelang Valentine tokonya sudah selalu ramai pesanan. Pembeli lebih ramai dibanding hari-hari biasa. Ia dapat menjual kurang lebih 500 hingga 700 tangkai per hari. “Tapi kalau Valentine beberapa tahun terakhir ini tidak seramai yang dulu-dulu,” jelasnya, Selasa (11/2).

Harga bunga mawar saat Valentine pun naik. Jika biasanya hanya Rp 5 ribu per tangkai, saat menjelang Valentine menjadi Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu.“Tapi tidak bisa dipungkiri, selama Valentine pengunjung dapat meningkat sebanyak 50 persen dibanding hari biasa,” jelas Dewi, wanita yang sudah berjualan bunga sejak 1990 itu.

Kenaikan tersebut sudah wajar dan biasa terjadi setiap tahun saat menjelang Valentine. Ia mengatakan, dari para petani bunga di Malang pun juga menaikkan harga. Khususnya bunga mawar. Sebab, permintaan meningkat.

Salah satu pembeli bunga Fida’ulmu Fidah, tak mempermasalahkan kenaikan harga tersebut. Ia memilih bunga mawar karena menurutnya bunga mawar merupakan salah satu tanda cinta kasih. “Toh itu hanya setahun sekali saja tidak setiap hari,’’ ujar perempuan umur 20 tahun tersebut. (cr1/din)

Jogja Raya