RADAR JOGJA – Pemkot Jogja mencatat adanya 17 titik talut di bantaran sungai yang rawan longsor. Tersebar di tiga sungai besar yang melintasi Kota Jogja. Antisipasi perlu segera dilakukan.

Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi (HP) mengaku telah meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota agar mengarahkan tim Kampung Tangguh Bencana (KTB) yang sudah memiliki peralatan lengkap untuk bisa memonitor perkembangan di wilayahnya masing-masing. “Tujuannya untuk mengantisipasi terhadap titik-titik yang sudah dipetakan,” ujarnya, kemarin.

HP menejelaskan daerah atau wilayah yang perlu diantisipasi adalah tempat-tempat yang terdapat retakan talut yang menyebabkan kemudian adanya titik jenuh. Sehingga diimbau kepada RT/RW maupun ketua kampung masing-masing wilayah untuk mengantisipasi terhadap rumah-rumah yang berada di titik tersebut. “Ini yang menjadi bagian perhatian di 17 titik, yang dikhawatirkan oleh masyarakat sekitat bisa longsor,” jelasnya.

Sebab ketika sudah terjadi longsor, timbul persoalan saat menangani kawasan yang longsor tersebut. Meski BPBD sendiri sudah memiliki aturan yang memungkinkan bisa menyelesaikan tetapi tetap harus seizin dengan BBWSO. “Kami bisa selesaikan cepat, tapi kan karena ada aturan-aturan yang tidak bisa menyelesaikannya (sesuai kewenangan),” tuturnya.

Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Kota Jogja, Hari Wahyudi menuturkan dalam rangka mengantisipasi bencana tersebut dia akan melihat secara kontekstual tergantung pada sebabnya. “Kalau itu disebabkan hantaman air sungai kami beri barrier di depannya. Kalau karena curah hujan tinggi ya kita tutup dengan terpal,” jelasnya.

Meski demikian, potensi-potensi itu masih dipantau dan dilakukan pemetaan. Salah satu upayanya bahwa dia akan memulai dengan apel terhadap seluruh pihak terkait di Kali Buntung. “Ini juga dalam rangka memulai bersih sungai Buntung sambil pendataan,” tambahnya.

Pertimbangan bahwa bersih-bersih dilakukan di sungai Buntung karena yang banyak sampah, dan kondisi sungi agak kurang baik. “Makanya terus kita ingatkan ke masyarakat jangan membuang sampah semebarangan ke sungai,” imbaunya. (wia/pra)

Jogja Raya