RADAR JOGJA – Harga bawang dan cabai mengalami kenaikan sejak awal tahun baru kemarin. Kenaikan tersebut terjadi di sejumlah pasar tradisional, salah satunya di Pasar Beringharjo, Jogjakarta.

Kenaikan harga bawang dan cabai tersebut mencapai kisaran Rp 32 ribu untuk bawang putih. Untuk bawang merah Rp 28 ribu, Rp 45 ribu untuk cabai rawit dan Rp 40 ribu untuk harga cabai keriting per kilogram. “Sejak tahun baru kemarin sudah naik harganya, biasanya setelah tahun baru turun, tapi ini malah harganya masih tetap segitu,” ujar penjaga kios di Pasar Beringharjo, Parjilah, Minggu (5/1).

Menurut dia, sejak Natal hingga tahun baru kemarin sempat mengalami penurunan, namun sejak tahun baru  harga bawang dan cabai mengalami kenaikan kembali. Harga bawang merah per 9 Desember 2019 seharga Rp 27 ribu per kilo, dan  harga cabai per 9 Desember 2019 seharga Rp 20 ribu per kilo. Harga tersebut sempat stabil sampai sebelum natal, setelah natal mulai mengalami kenaikan.

Selain karena natal dan tahun baru, diduga penyebab kenaikan harga tersebut karena faktor cuaca ekstrem akhir-akhir ini. Sehingga para petani menaikkan harga jualnya. Namun beberapa penjual mengaku tidak mengetahui penyebab terjadinya kenaikan harga tersebut. “Saya kurang tahu, tapi dari pemasok harga dapat dibilang masih tinggi. Jadi para penjual mengikuti saja. Cuaca mungkin juga menjadi salah satu faktor,”  katanya.

Para ibu rumah tangga yang berbelanja kebutuhan pokok juga mengalami keresahan, tetapi mereka mau tidak mau tetap harus membeli bawang dan cabai tersebut karena bawang dan cabai merupakan kebutuhan pokoknya. “Sebenarnya ya keberatan, tapi mau bagaimana lagi cabai dan bawang tetap harus dibeli,” ujar Marsilah. (cr11/pra)

Jogja Raya