RADAR JOGJA – Sehat tidak harus mahal. Itu yang coba diwujudkan dengan disediakannya fasilitas olah raga baru. Yakni fitness out door di lapangan Karang Kotagede.

Fasilitas olah raga ini merupakan bantuan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Total ada empat belas alat fitness yang berada di sebelah Selatan Lapangan Karang. Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti berharap, fasilitas olah raga ini diharapkan bisa dimanfaatkan. Sekaligus untuk memicu semangat untuk terus melakukan olahraga. “Kami berharap fasilitas ini bisa digunakan dengan baik,” kata HS saat peresmian, Minggu (22/12).

HS menyebut, warga Kotagede memiliki rutinitas olah raga yang baik dengan memanfaatkan lapangan karang yang digunakan oleh warga Prenggan, Rejowinangun dan Purbayan.“Warga Kota Jogja secara keseluruhan memiliki rutinitas olahraga yang bagus, hal ini merupakan salah satu alasan kenapa usia harapan hidup di Jogja sangat tinggi,” ucapnya.

Usia harapan hidup di Kota Jogja saat ini merupakan salah satu yang tertinggi di Indonesia yakni 74,8 tahun untuk perempuan dan 74,6 tahun untuk laki-laki.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jogja Edy Heri Suasana mengajak kepada seluruh warga untuk memanfaatkan fasilitas tersebut untuk meningkatkan kualitas olahraga.“Semua fasilitas ini gratis, silahkan dimanfaatkan dengan baik, ajak seluruh keluarga anak dan istri untuk fitness di sini,” tandasnya.

Edy menjelaskan, alat fitness tersebut merupakan bantuan dari Kemenpora dengan anggaran Rp 150 juta. Total ada 14 item yang di pasang di sisi selatan lapangan Karang Kotagede. Di antaranya yakni double sit and full training equipment, cycling equipment, outdoor fitness equipment, sit and push equipment, double surf board, single walker, leg pressing, dan double sit and pedal.

Sebelumnya, Pemkot Jogja juga sudah pernah memaang peralatan olah arag serupa di kawasan Alun-alun selatan Jogja. Tapi saat ini hanya tinggal beberapa alat saja yang masih bisa difungsikan di sana. “Ya apabila bila ada kerusakan segera laporkan kepada lurah setempat agar segera diperbaiki,” kata HS. (pra)

Jogja Raya