RADAR JOGJA – Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) menggelar dies natalis ke-11, Minggu (22/12). Dengan tema “Bright Generation For Brighter Future”, diperingati dengan berbagai kegiatan. Puncak Dies, dilaksanakan sidang senat terbuka sekaligus tasyakuran, di Kampus 2 Unriyo, di Maguwoharjo, Sleman, Jumat (20/12).
Rektor Unriyo Prof Dr Santoso MS SpOK menyampaikan Laporan Tahunan tentang capaian yang telah dicapai setahun terakhir. Membanggakan, hasil uji kompetensi nasional 2019 untuk Prodi D3 Kebidanan, S1 Keperawatan, dan Profesi Ners mencapai di atas 96 persen. Bahkan untuk nilai uji kompetensi nasional keperawatan tahun sebelumnya meraih rata-rata Tertinggi ketiga Nasional atau Rata-rata Terbaik Regional Wilayah DIY.
Selain itu, capaian di bidang akademik lainnya adalah peningkatan akreditasi Program Studi, mendorong dosen untuk studi lanjut S3. Juga memperbanyak hasil karya ilmiah melalui perolehan HAKI, dan hasil karya ilmiah lainnya baik di jurnal Nasional maupun Internasional. “Prioritas utama dalam rangka mencetak dosen yang berkualitas,” ujar Prof Santoso.

Menurut Prof Santoso, kegiatan ilmiah juga menjadi prioritas, terbukti dengan telah terselenggaranya International Respati Health Conference (IRHC) Juli 2019, yang menghadirkan Menteri Kesehatan dan 10 Pembicara dari Hawai, Jepang, Tiongkok, India, Korea, Singapura, Thailand, UK, dan Indonesia. Disusul rencana Seminar Maret 2020 dengan pembicara dari UTM Malaysia. “Jumlah alumni sampai dengan saat ini mencapai 10.137, yang telah tersebar ke seluruh wilayah Indonesia,” ungkap Prof Santoso.
Ketua Panitia Dies Natalis UNRIYO ke-11 Khaula Lutfiati Rohmah SE Akt MAK menjelaskan, Dies dimeriahkan berbagai kegiatan seperti Lomba Antar karyawan, Lomba Poster Hari Aids se-Dunia bekerja sama denga Dinkes Sleman, Event Kreatifitas Mahasiswa, Pekan Ilmiah Mahasiswa, Temu Alumni, dan Seminar Internasional. Tidak lupa, Ziarah ke makam Ketua STIKES RESPATI, dosen, dan karyawan UNRIYO yang telah mendahului. Konten acara dikemas sangat milenial untuk merespon era digitalisasi saat ini. (sce/pra)

Jogja Raya