RADAR JOGJA – Ada yang unik dalam peringatan Hari Juang Kartika Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (SD) di Jogjakarta Minggu (15/12). Untuk mengenang pertempuran heroik di Ambarawa pada 1945, panitia menampilan ”hiburan” lantunan tujuh lagu kebangsaan dengan alat musik biola oleh violis cilik Kimora Tiur Goldy Hutabarat.

Goldy ”pentas” di tepi jalan raya dekat Monumen Museum Dharma Wiratama Gondokusuman, Kota Jogja. Tepatnya, di sekitar Perempatan Gramedia Jalan Jenderal Sudirman.

Selama sekitar lima belas menit, Goldy menghibur pengguna jalan yang lewat. Termasuk sejumlah prajurit. Lagu yang ditampilkan yakni Maju Tak Gentar, Mars TNI AD, Satu Nusa Satu Bangsa, Indoensia Pusaka, Tanah Airku, Bagimu Negeri, dan Selendang Sutera.

Anak sepuluh tahun itu tampil dalam tiga sesi sejak pagi hingga sore. Selain itu, dia juga sempat menghibur pengunjung di dalam museum.

Goldy, yang bercita-cita menjadi prajurit TNI Angkatan Udara, mengaku tampil menyemarakkan peringatan Hari Juang Kartika merupakan hari spesial baginya. ”Di sini senang karena ada lampu merah (traffic light). Jadi, banyak orang yang menonton,” jelasnya.

Siswa kelas 4 SD Kanisius Wirobrajan 1 ini mengaku senang bisa tampil di museum. Sebab, menurutnya, museum sarat sejarah. ”Senang kalau bekerja sama dengan museum-museum begitu,” tambahnya.

Koordinator Peringatan Hari Juang Kartika Zaeni Mansyur menuturkan, pertunjukan biola diharapkan dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengingat Hari Juang Kartika. ”Peristiwa kemenangan gemilang TNI AD dalam menjaga kedaulatan NKRI,” paparnya.

Zaeni menjelaskan, Hari Juang Kartika adalah tanggal khusus Korps Infanteri TNI AD dan diperingati setiap tanggal 15 Desember untuk mengenang Pertempuran Ambarawa, yang sebelumnya disebut Hari Infanteri. ”Perjuangan semangat NKRI juga perlu digelorakan pada generasi muda,” jelasnya.

Kepala Badan Pelaksana Museum Monumen Pusat Dinas Sejarah TNI AD Kolonel Hery Purwanto menilai, kegiatan ini menjadi salah satu cara memperingati Hari Juang Kartika dengan menarik. ”Kami positif bekerja sama dengan semua pihak dalam rangka menggelorakan semangat bela negara dan cinta tanah air,” tuturnya. (cr16/amd)

Jogja Raya